HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN KONSUMSI MINUMAN BERKADAR KALSIUM OKSALAT DENGAN KEJADIAN BATU SALURAN KEMIH : Studi Kasus di Poli Bedah Urologi RSU. Haji Surabaya

FARIDA FITRIANINGSIH, 100411400 (2008) HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN KONSUMSI MINUMAN BERKADAR KALSIUM OKSALAT DENGAN KEJADIAN BATU SALURAN KEMIH : Studi Kasus di Poli Bedah Urologi RSU. Haji Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-fitrianing-9620-fkm45_08.pdf
Restricted to Registered users only

Download (860kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Batu Saluran kemih (BSK) adalah penyakit yang timbul akibat adanya endapan di saluran kemih yang menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Minuman yang mengandung kadar kalsium oksalat merupakan salah satu penyebab terjadinya BSK, misalnya teh dan kopi. Teh atau kopi mengandung kalsium oksalat yang tidak dapat dimetabolisme oleh tubuh sehingga dikeluarkan melalui urin. Jika seseorang mengkonsumsi minuman tersebut secara berlebih dan dalam waktu yang lama, maka akan terbentuk endapan kristal dan dalam waktu yang lama akan membentuk batu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola konsumsi minuman berkadar kalsium oksalat dengan kejadian BSK. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain studi kasus kontrol. Besar sampel yang digunakan adalah 99 responden yang terdiri dari kasus dan kontrol dengan perbandingan 1:2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola konsumsi minuman berkadar kalsium oksalat dengan kejadian batu saluran kemih (p=0,009 ; OR=3,5). Variabel lain juga menunjukkan hasil yang sama yaitu ada hubungan yang bermakna secara statistik, antara lain frekuensi konsumsi minuman berkadar kalsium oksalat 1-2 kali sehari (p=0,044 ; OR=2,9), frekuensi konsumsi minuman berkadar kalsium oksalat >2 kali sehari (p=0,11 ;OR=7), konsumsi minuman berkadar kalsium oksalat dengan volume ≤200ml dengan frekuensi >2 kali sehari (p=0,003 ; OR=9,3), lama konsumsi minuman berkadar kalsium oksalat >5 tahun dengan frekuensi konsumsi >2 kali sehari (p=0,004; OR=12). Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil adanya hubungan antara pola konsumsi minuman berkadar kalsium oksalat dengan kejadian batu saluran kemih. Hubungan tersebut terletak di frekuensi konsumsi, volume konsumsi dan lama konsumsi. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kejadian batu saluran kemih tersebut, diantaranya tidak mengkonsumsi minuman berkadar kalsium oksalat >2 kali sehari dan tidak mengkonsumsi ≥200ml tiap konsumsi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 45/08 Fit h
Uncontrolled Keywords: BEVERAGES; BLADDER - CALCULI
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
FARIDA FITRIANINGSIH, 100411400UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSanti Martini, dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 26 May 2009 12:00
Last Modified: 28 Oct 2016 18:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24002
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item