HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI ANAK DI PANTI ASUHAN SURABAYA : STUDI DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH SURABAYA

Riccy Wanda Istiqomah, 100110892 (2007) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI ANAK DI PANTI ASUHAN SURABAYA : STUDI DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-hubunganan-8687-fkm149-k.pdf

Download (383kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
24064.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Salah satu rencana pokok program perbaikan gizi adalah program pelayanan gizi institusi, yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan peran serta institusi dalam memberikan pelayanan gizi bagi yang diasuh atau dirawat. Panti asuhan merupakan salah satu institusi yang mengasuh anak dan remaja (usia 0-21 tahun), dimana anak pada masa ini mereka mengalami masa percepatan dan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat konsumsi makan dengan status gizi anak di panti asuhan Muhammadiyah Surabaya</b>. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua anak penghuni panti asuhan Muhammadiyah Surabaya</b>. Sampel penelitian adalah anak-anak penghuni panti asuhan yang berusia 8-18 tahun, sebesar 38 orang. Penyelenggaraan makanan dipanti asuhan Muhammadiyah sudah cukup baik,meliputi penyusunan anggaran dan perencanaan menu dilakukan oleh pengurus panti asuhan, pembelian bahan makanan segar oleh ibu asuh, pendistribusian dengan sistem sentralisasi dan prasmanan. Anak-anak penghuni panti asuhan mempunyai kebiasaan makan sebanyak 3 kali sehari dan kebiasaan jajanan sebanyak 2 kali sehari. Kecukupan energi sebagian besar (39,47%) termasuk defisit, kecukupan protein sebagian besar (36,84%) termasuk sedang dan vitamin A,vitamin C termasuk baik. Sebagian besar anak (84,21%) mempunyai status gizi normal: Responden yang berstatus gizi kurus mempunyai tingkat konsumsi zat gizi baik, sedangkan responden yang berstatus gizi gemuk mempunyai tingkat konsumsi energi dan protein yang defisit. Perlunya meningkatkan konsumsi bahan makanan yang mengandung energi dan protein yang tinggi, dengan menambah porsi ataupun dengan menambah jenis bahan makanan yang mengandung tinggi energi dan tinggi protein.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 149/07 Ist h
Uncontrolled Keywords: NUTRITION
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Riccy Wanda Istiqomah, 100110892UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorProf . Bambang W., dr., M.S., M.CN., Ph.D., SpGKUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 10 Dec 2008 12:00
Last Modified: 05 Jun 2017 21:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24064
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item