PENERAPAN PROGRAM 5R SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI BOILER DAN TURBIN UNIT 7 PT.IPMOMI-PAITON ENERGY PROBOLINGGO

Yunita Putri Wulansari, 100511712 (2009) PENERAPAN PROGRAM 5R SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI BOILER DAN TURBIN UNIT 7 PT.IPMOMI-PAITON ENERGY PROBOLINGGO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-wulansariy-12294-fkm240-k.pdf

Download (307kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-wulansariy-10874-fkm240-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ketatarumahtanggan atau suatu penerapan program 5R yang baik adalah salah satu dari pengawasan administrative yang digunakan untuk mencegah terjadinya kecelakan kerja. Pelaksanaan program 5R akan terlaksana dengan baik bila mendapat dukungan dari semua pihak mulai dari manajemen atas, menengah dan bawah. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah untuk mempelajari penerapan 5R sebagai salah satu upaya pencegahan kecelakaan kerja di PT.IPMOMI-Paiton Energy Probolinggo Penelitian ini adalah penelitian crosecsional Jumlah responden sebanyak 51 tenaga kerja yang terdiri dari 27 tenaga kerja pada boiler dan 24 tenaga kerja pada turbin. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi lapangan. Data sekunder diperoleh dari perusahaan berupa gambaran umum perusahaan dan data tentang tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja pada boiler dan turbin memilki karakteristik sebagai berikut: mayoritas responden pada boiler berumur 23-27 tahun dan mayoritas responden pada turbin berumur 41-45 tahun. Pada boiler mayoritas tenaga kerjanya memiliki masa kerja antara 2-5 tahun sedangkan responden pada turbin mayoritas memilki masa kerja 9-12 tahun. Sebagian besar responden pada boiler berpendidikan Diploma dan sebagian besar responden pada turbin berpendidikan S1. Pengetahuan karyawan terhadap program 5R di boiler termasuk dalam kategori cukup dan secara keseluruhan sikap tenaga kerja pada Boiler terhadap penerapan program 5R adalah cukup. Begitu juga pada turbin, sikap dan pengetahuan tenaga kerja terhadap penerapan program 5R dalam kategori cukup. Penerapan program 5R di Boiler termasuk dalam kategori cukup sedangkan pada turbin termasuk kategori baik. Pada boiler tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja sebanyak 6 orang (22.22%) sedangkan pada turbin 2 orang (8.33%) yang mengalami kecelakaan kerja. Jenis kecelakaan kerja yang banyak terjadi pada boiler adalah tersandung benda, sedangkan pada turbin terpeleset genangan air dan tertimpa benda. Terdapat perbedaan nilai penerapan program 5R yaitu pada boiler dengan kecelakaan kerja sebanyak 22.22% memiliki nilai penerapan 5R sebesar 74.8 sedangkan pada turbin dengan kecelakaan kerja sebanyak 8.33% memiliki nilai 5R sebesar 76.36. Untuk itu perlu diterapkan program 5R di PT.IPMOMI-Paiton Energy Probolinggo untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 24 09 Wul p
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28-70 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD7260-7780.8 Industrial hygiene. Industrial welfare
T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Creators:
CreatorsEmail
Yunita Putri Wulansari, 100511712UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Martiana, Dr., dr., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 06 Jul 2010 12:00
Last Modified: 24 Oct 2016 16:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24073
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item