HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN TINDAKAN PENCARIAN PELAYANAN KESEHATAN DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK DI RUMAH SAKIT DAERAH JOMBANG

Nurul Kurnia Putri, 100511730 (2009) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN TINDAKAN PENCARIAN PELAYANAN KESEHATAN DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK DI RUMAH SAKIT DAERAH JOMBANG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
PROPAOSAL - gdlhub-gdl-s1-2010-putrinurul-10947-fkm550-h.pdf

Download (117kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-putrinurul-10947-fkm550-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (855kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala penyakit ini adalah demam tinggi yang tiba-tiba dan berlangsung 2-7 hari, disertai sakit kepala berat, nyeri sendi dan otot, mual-muntah dan ruam-ruam. Menurut WHO (1999), DBD diklasifikasikan menjadi empat tingkat keparahan, yaitu DBD derajat I, II, III, dan IV. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu tentang DBD dan tindakan pencarian pelayanan kesehatan dengan derajat keparahan penyakit DBD pada anak yang menjalani rawat inap di RSD Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian crosssectional. Wawancara dilaksanakan pada 62 ibu dari penderita DBD yang menjalani rawat inap di RSD Jombang pada bulan April-Mei 2009. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Spearman untuk data berskala ordinal, dan menggunakan uji Chi Square untuk data bersifat kategori (nominal/ordinal). Hasil analisis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan derajat keparahan DBD (p= 0,001), terdapat hubungan antara tindakan pencarian pelayanan kesehatan dengan derajat keparahan DBD (p= 0,00001), tidak terdapat hubungan antara jarak tempat tinggal dengan derajat keparahan DBD (p= 0,379) dan tidak terdapat hubungan antara jenis transport dengan derajat keparahan DBD (p= 0,655). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 20-35 tahun, tamat SMP, dan bekerja. Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan tindakan pencarian pelayanan kesehatan dengan derajat keparahan penyakit DBD. Untuk meningkatkan upaya penurunan risiko keparahan penyakit DBD pada anak, diperlukan kerja sama yang baik antara semua pihak, baik ibu atau anggota keluarga lainnya sebagai bagian dari masyarakat, masyarakat itu sendiri, pusat pelayanan kesehatan, maupun instansi terkait dalam bentuk peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan dan penggunaan media seperti poster, leaflet atau buku saku.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 55/09 Put h
Uncontrolled Keywords: DENGUE
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Nurul Kurnia Putri, 100511730UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFariani Syahrul, S.KM., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 12 Jul 2010 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 07:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24107
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item