ANALISIS KEJADIAN MALARIA DI KECAMATAN GEMARANG KABUPATEN MADIUN JAWA TIMUR

Elly Noviana, 100511716 (2009) ANALISIS KEJADIAN MALARIA DI KECAMATAN GEMARANG KABUPATEN MADIUN JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-novianaell-12535-fkm700-k.pdf

Download (308kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-novianaell-10964-fkm700-a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun merupakan daerah dengan jumlah kasus malaria tertinggi di Jawa Timur. Tujuan penelitian adalah mengetahui dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria. Rancang bangun penelitian adalah kasus kontrol. Populasi penelitian adalah masyarakat di Kecamatan Gemarang. Sampel kasus dan kontrol diambil secara systematic random sampling. Variabel tergantung adalah kejadian malaria, sedangkan variabel bebas adalah tingkat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, tindakan, mobilitas, kebiasaan berada di luar rumah dan keberadaan ternak yang dianalisis dengan stat-calc Epi info. Variabel umur dan jenis kelamin dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah laki-laki, berumur 17-54 tahun, pendidikan sekolah dasar dan bekerja sebagai petani. Tidak hubungan antara variabel tingkat pendidikan (OR= 1,00 dengan 95%CI= 0,09-10,95), pekerjaan (OR= 1,83 dengan 95%CI= 0,44-7,76), pengetahuan kategori sedang (OR = 2,67 dengan 95%CI = 0,13 – 97,16), pengetahuan kategori kurang (OR = 1,90 dengan 95%CI = 0,12 – 57,86), sikap (OR = 1,15 dengan 95%CI = 0,36 – 3,71), tindakan kategori sedang (OR = 0,53 dengan 95%CI = 0,08 – 3,20), tindakan kategori kurang (OR = 0,06 dengan 95%CI = 0,07 – 4,56), kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari (OR = 1,33 dengan 95%CI= 0,41 – 4,33) keberadaan ternak (OR= 0,65 dengan 95%CI= 0,20-2,11), dengan kejadian malaria. Sedangkan terdapat hubungan antara mobilitas dengan kejadian malaria (OR = 10,67 dengan 95%CI = 1,17 – 245,31). Kesimpulan adalah mayoritas responden berumur 17-54 tahun, laki-laki, bekerja sebagai petani serta berpendidikan sekolah dasar. Tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, tindakan, kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari, dan keberadaan ternak dengan kejadian malaria. Sebaliknya, terdapat hubungan antara mobilitas dengan kejadian malaria. Spesies nyamuk Anopheles yang ditemukan yaitu An. aconitus, An. vagus, An. anularis, dan An. barbirostris. Saran adalah adanya peraturan daerah yang mengatur masyarakat yang baru datang dari daerah endemis segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan serta mengintensifkan penyemprotan rumah dan tempat perindukan nyamuk.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 70/09 Nov a
Uncontrolled Keywords: MALARIA
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Elly Noviana, 100511716UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPr ijono Satyabakti, dr., M.S., M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 13 Jul 2010 12:00
Last Modified: 03 Oct 2016 07:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24122
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item