FAKTOR RISIKO KARAKTERISTIK DAN PERILAKU SEKSUAL TERHADAP KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RSAB MUHAMMADIYAH GRESIK

Dwi Faqihatus Syarifah Has, 100730385 (2009) FAKTOR RISIKO KARAKTERISTIK DAN PERILAKU SEKSUAL TERHADAP KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RSAB MUHAMMADIYAH GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-hasdwifaqi-12585-fkm890-k.pdf

Download (365kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-hasdwifaqi-10993-fkm890-f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (887kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker nomor satu yang umumnya diderita oleh wanita di Indonesia, dan diperkirakan jumlahnya terus meningkat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan dan faktor risiko antara karakteristik dan perilaku seksual dengan kejadian kanker serviks. Rancangan penelitian ini menggunakan case control. Jumlah kasus sebanyak 29 orang (pasien pap smear yang positif kanker serviks) dan kontrol 33 orang (pasien pap smear yang negatif kanker serviks). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah karakteristik (umur, pendapatan, pendidikan dan pekerjaan), perilaku seksual (hubungan sex usia dini, jumlah paritas, frekuensi hubungan sex, ganti pasangan sex, sirkumsisi pasangan, kebersihan genital, lama dan jenis alat kontrasepsi). Subjek penelitian diambil dengan cara total populasi, yakni semua pasien pap smear pada bulan Maret-April 2009 di RSAB Muhammadiyah Gresik. Data diambil dengan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dengan menggunakan koefisien kontingensi/phi cramers yang menunjukan bahwa pada karakteristik responden, kuat hubungan umur dengan kasus kanker serviks adalah  0,083, (OR 0,603), pendidikan  0,542 (OR 74,603), pekerjaan  0,350 (OR 18,931), dan pendapatan  0,315 (OR pendapatan < Rp. 1.000.000 adalah 10,424). Pada variabel hubungan seksual usia dini  0,183 (OR 0,592), jumlah paritas  0,331 (OR13,647), berganti pasangan seksual  0,195 (OR 4403832,3), frekuensi hubungan seksual  0,563,(OR 85,969), kebersihan genital  0,499, (OR 38,965), sirkumsisi pasangan  0,137 (OR 0,000), jenis dan lama pemakaian alat kontrasepsi  0,196 (OR 5,445). Pada analisa multivariat, variabel frekuensi hubungan seksual ≥ 3-4/ minggu dan kebersihan genital yang rendah memiliki probabalitas terjadinya kanker serviks adalah sebesar 99,9%. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah berganti-ganti pasangan seksual, frekuensi hubungan seksual ≥ 3-4/minggu dan kebersihan genital yang rendah merupakan variabel yang paling kuat hubungannya dengan kejadian kanker serviks. Penyuluhan kepada individu agar menjaga kebersihan alat genital, dan melakukan hubungan seksual yang sehat dengan memperhatikan kebersihan alat genital merupakan cara untuk mencegah terjadinya kanker serviks.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 89/09 Has f
Uncontrolled Keywords: CEERVIX UTERI - CANCER
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ12-449 Sexual life > HQ19-30.7 Sexual behavior and attitudes. Sexuality
R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
Dwi Faqihatus Syarifah Has, 100730385UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLucia Yovita Hendrati,, S.KM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 15 Jul 2010 12:00
Last Modified: 03 Oct 2016 09:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24141
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item