HUBUNGAN OLAH RAGA DAN KETERATURAN PENGOBATAN DENGAN TINGKAT TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA PUSKESMAS JAGIR SURABAYA

Retno Ari Moorti, 100511696 (2009) HUBUNGAN OLAH RAGA DAN KETERATURAN PENGOBATAN DENGAN TINGKAT TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA PUSKESMAS JAGIR SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-moortiretn-12605-fkm980-k.pdf

Download (350kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-moortiretn-11014-fkm980-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (884kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum diderita oleh lansia di Indonesia. Tekanan darah dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, riwayat genetik, tingkat pendidikan, riwayat penyakit kronis, kebiasaan berolahraga dan keteraturan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara olahraga dan keteraturan pengobatan dengan tingkat tekanan darah penderita hipertensi pada lansia. Pada poyandu lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Jagir Kota Surabaya hipertensi merupakan 3 penyakit terbanyak pada tahun 2007 dan 2008. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan di 8 posyandu lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Jagir. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik yang menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel adalah penduduk usia lanjut berusia 45 tahun ke atas yang menderita hipertensi yang berkunjung ke posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Jagir Surabaya pada bulan Mei tahun 2009 dengan besar sampel 97 orang. Sampel diambil dengan teknik systematic random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05 untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara olahraga dengan tingkat tekanan darah (p = 0,539) dan tidak ada hubungan antara keteraturan pengobatan dengan tingkat tekanan darah (p = 0,345). Kesimpulan yang diambil adalah tidak ada hubungan antara olahraga dengan tingkat tekanan darah dan tidak ada hubungan antara keteraturan pengobatan dengan tingkat tekanan darah di Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Jagir Kota Surabaya. Disarankan untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan tentang hipertensi khususnya mengenai olahraga dan panduan pengobatan yang tepat mengingat masih terdapat lansia penderita hipertensi yang tidak mempunyai kebiasaan berolahraga dan tidak minum obat dengan teratur. Bagi para penderita hipertensi agar tekanan darah dapat terkontrol hendaknya melakukan pengukuran tekanan darah secara teratur dan mengkonsumsi obat antihipertensi sesuai petunjuk dokter disertai dengan menjalani pola hidup sehat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 98 09 Moo h
Uncontrolled Keywords: HYPERTENSION
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
Retno Ari Moorti, 100511696UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorArief Hargono,, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 19 Jul 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 00:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24150
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item