FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN JUMANTIK

Indri Yuswandari, 100411493 (2009) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEAKTIFAN JUMANTIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-yuswandari-13317-fkm145-k.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-yuswandari-11441-fkm145-f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sampai saat ini, penyakit demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di berbagai daerah. Salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan jumlah kasus DBD yaitu ABJ di daerah tersebut, dimana ABJ sangat dipengaruhi oleh aktivitas PSN yang dilakukan oleh kader Jumantik. Belum diketahui faktor yang mempengaruhi keaktifan Jumantik dalam menjalankan tugasnya, untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang faktor yang mempengaruhi keaktifan Jumantik dalam menjalankan tugasnya. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh faktor predisposisi, faktor pendukung dan faktor pendorong terhadap keaktifan Jumantik dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan rancangan cross sectional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Wawancara dilaksanakan pada 73 Jumantik yang diambil secara acak dengan metode simple random sampling. Variabel terikat penelitian adalah PJB, abatisasi dan penyuluhan per bangunan sasaran, serta pelaporan hasil PJB. Sedangkan variabel bebas adalah faktor predisposisi (karakteristik Jumantik, pengetahuan, sikap), faktor pendukung (ketersediaan fasilitas kesehatan), faktor pendorong (sikap dan perilaku petugas kesehatan, sikap dan perilaku tokoh masyarakat dan hambatan dari perilaku masyarakat). Hasil penelitian dianalisis dengan uji statistik regresi logistik ganda untuk mengetahui adanya pengaruh antara faktor predisposisi, faktor pendukung dan faktor pendorong terhadap keaktifan Jumantik dalam PJB, abatisasi dan penyuluhan per bangunan sasaran, serta pelaporan hasil PJB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan perilaku tokoh masyarakat terhadap keaktifan Jumantik dalam PJB (p=0,017 OR=0,196). Selain itu juga diperoleh adanya pengaruh yang signifikan antara ada tidaknya hambatan dari perilaku masyarakat terhadap keaktifan Jumantik dalam pelaporan hasil PJB (p=0,019 OR=0,196). Serta adanya pengaruh antara ketersediaan fasilitas kesehatan terhadap keaktifan Jumantik dalam pelaporan hasil PJB (p=0,002 OR=11,267). Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh yang signifikan antara sikap dan perilaku tokoh masyarakat terhadap keaktifan Jumantik dalam PJB, adanya pengaruh yang signifikan antara ada tidaknya hambatan dari perilaku masyarakat terhadap keaktifan Jumantik dalam pelaporan hasil PJB, dan adanya pengaruh yang signifikan antara ketersediaan fasilitas kesehatan terhadap keaktifan Jumantik dalam pelaporan hasil PJB

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 145/08 Yus f
Uncontrolled Keywords: Dengue
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
Indri Yuswandari, 100411493UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSanti Martini,, dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 15 Sep 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 01:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24153
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item