FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGEMARAN MAHASISWA TERHADAP MAKANAN TRADISIONAL DI STKIP PGRI SUMENEP

Lutfiah Lizma Triana, 100411513 (2009) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGEMARAN MAHASISWA TERHADAP MAKANAN TRADISIONAL DI STKIP PGRI SUMENEP. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-trianalutf-13318-fkm146-k.pdf

Download (140kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-trianalutf-11442-fkm146-f.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Makanan tradisional Indonesia merupakan aset budaya yang perlu dipelihara bahkan dipopulerkan. Namun kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mempengaruhi gaya hidup masyarakat termasuk mahasiswa sehingga menyebabkan keberadaan makanan tradisional cenderung tergeser oleh makanan modern. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari faktor determinan yang mempengaruhi kegemaran mahasiswa terhadap makanan tradisional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STKIP PGRI Sumenep semester 1,3 dan 5, dengan besar sampel 82 mahasiswa, diambil dengan teknik proportional random sampling. Variabel bebas adalah umur, jenis kelamin, uang saku, pengetahuan gizi, agama, rasa, rupa, harga, mobilitas, ketersediaan, jarak dan jumlah keluarga, sedangkan variabel terikat adalah kegemaran terhadap makanan tradisional. Pengumpulan data primer dengan menggunakan kuesioner, survey pasar dan prelemenary survey, sedangkan data sekunder diperoleh dari STKIP PGRI Sumenep. Uji yang digunakan adalah regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan tradisional Sumenep yang paling digemari adalah kaldu kikil, soto singkong, rujak petis dan campor. Sebesar 62,2% responden berumur 17-20 tahun, 58,5% berjenis kelamin perempuan, 52,4% mempunyai uang saku makanan tradisional kaldu kikil, soto singkong, rujak petis dan campor mempunyai rasa enak, penampilan menarik, dan mempunyai harga ≤Rp.5000,00 kecuali kaldu kikil mempunyai harga >Rp.5000,00. Sebesar 61% responden memiliki mobilitas tinggi. Makanan tradisional tersedia di sekitar tempat tinggal responden dan 59,8% jaraknya dekat, 52,4% mempunyai jumlah keluarga >4 orang. Terdapat hubungan antara rasa, rupa, dan jumlah keluarga dengan kegemaran tehadap kaldu kikil, ada hubungan antara rasa dan rupa dengan kegemaran terhadap soto singkong dan campor, serta ada hubungan antara rasa dengan kegemaran terhadap rujak petis. Faktor yang paling mempengaruhi kegemaran mahasiswa terhadap makanan tradisional Sumenep adalah rasa dan rupa. Saran dari hasil penelitian ini adalah perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan mutu baik dari segi rasa, rupa, keamanan dan citra makanan tradisional yang potensial. Hasil penelitian ini perlu disosialisasikan agar masyarakat lebih terdorong untuk mengkonsumsi makanan tradisional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 146 08 Tri f
Uncontrolled Keywords: FOOD
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
Lutfiah Lizma Triana, 100411513UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMerryana Adriani,, S.KM, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 15 Sep 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 01:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24154
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item