HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI, PENDUKUNG DAN PENDORONG DENGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG TELINGA (APT) PADA OPERATOR CROUND SUPPORT EQUIPMENT (GSE) PT GAPURA ANGKASA DI BANDAR UDARA JUANDA SURABAYA

Nila Mariedza, 100411465 (2008) HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI, PENDUKUNG DAN PENDORONG DENGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG TELINGA (APT) PADA OPERATOR CROUND SUPPORT EQUIPMENT (GSE) PT GAPURA ANGKASA DI BANDAR UDARA JUANDA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-mariedzani-13356-fkm176-k.pdf

Download (140kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-hubunganfa-11535-fkm176-h.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bandar Udara Juanda merupakan Bandar Udara Internasional. Kebisingan di Bandar Udara merupakan salah satu faktor fisik yang sering terjadi dan tidak dapat dihindari. Kebisingan ini dapat mempengaruhi kesehatan tenaga kerja. Pemakaian Alat Pelindung Telinga (APT) merupakan salah satu faktor yang akan menentukan keberhasilan program pemeliharaan pendengaran. Namun pemakaian APT belum diterapkan sebagaimana mestinya oleh operator Ground Support Equipment (GSE). Pemakaian APT itu sendiri dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu faktor predisposisi, pendukung, dan pendorong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketiga faktor tersebut dengan pemakaian APT. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan cross sectional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Wawancara dilakukan pada 48 operator GSE, pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel bebas penelitian adalah faktor prdisposisi (umur, pendidikan, masa keja, sikap, pengetahuan), pendukung (kenyamanan APT), pendorong (intensitas kebisingan, sikap tenaga kesehatan, pengawasan dan pembinaan) dan variabel terikat penelitian adalah status pemakaian APT. Untuk mengetahui hubungan tersebut maka digunakan uji statistik Chi-Square dan Fisher’s Exact Test (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas kebisingan di sana telah melebihi NAB yang ditetapkan ditempat kerja (85 dBA). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan pemakaian APT adalah masa kerja (sig.=0,031), sikap (sig.=0,029), kenyamanan APT (sig.=0,027), pengawasan dan pembinaan terhadap pemakaian APT (sig.=0,011). Dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara beberapa faktor yang termasuk ke dalam faktor predisosisi, pendukung, dan pendorong dengan pemakaian APT. Oleh karena itu PT Gapura Angkasa disarankan untuk mengadakan pemeriksaan kesehatan telinga, penyuluhan, dan penerapan peraturan-peraturan maupun sanksi terhadap pelanggaran pemakaian APT oleh operator GSE.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 176/08 Mar h
Uncontrolled Keywords: INDUSTRIAL SAVETY
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV675-677 Accidents. Prevention of accidents
T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Nila Mariedza, 100411465UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTjipto Suwandi, Prof Dr., dr M.OH SpOkUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 21 Sep 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 03:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24183
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item