PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP STRES KERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. SOEROTO NGAWI

GINANJAR ROHMANU MAHWIDHI, 100511804 (2009) PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP STRES KERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. SOEROTO NGAWI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-mahwidhigi-13074-abstrak-9.pdf

Download (334kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-mahwidhigi-11770-fkm290-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dengan adanya program Jaminan Kesehatan Masyarakat (jamkesmas) dan Jaringan Pengaman Sosial (JPS) yang meringankan biaya bagi masyarakat miskin untuk memperoleh pelayanan kesehatan, maka rumah sakit milik pemerintah menjadi padat pengunjungnya. Semakin banyak pengunjung suatu rumah sakit maka akan meningkatkan angka Bed Occupancy Rate (BOR). Semakin padat pengunjung maka akan semakin berat beban kerja yang ditanggung oleh petugas kesehatan yang bekerja di rumah sakit tersebut (salah satunya adalah perawat). Semakin berat beban kerja yang ditanggung maka akan semakin besar risiko perawat yang bekerja di tempat tersebut untuk terkena stres. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap stres kerja pada perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Soeroto Ngawi. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, dengan total sampel berjumlah 48 orang yang diambil dari populasi perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soeroto Ngawi secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan formulir time and motion study. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan regresi linear berganda. Beban kerja diukur secara subyektif dan obyektif. Pengukuran subyektif menggunakan kuesioner tentang beban kerja (beban kerja fisik, sosial dan mental), sedangkan pengukuran obyektif menggunakan formulir time and motion study dengan pendekatan observasional. Stres kerja diukur dengan menggunakan kuesioner dengan dampak terhadap psikologis, fisiologis, organisasi, sosial dan dampak individu yang dirasakan oleh perawat. Penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat beban kerja (subyektif) tinggi sebanyak 2,1 %, beban kerja sedang sebanyak 91,7% dan beban rendah 6,3%. Beban kerja (obyektif) secara keseluruhan sedang sebanyak 100%. Sedangkan kategori stres kerja tinggi sebanyak 0%, tingkat sedang 62,5% dan tingkat rendah 37,5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh beban kerja fisik (subyektif) dan beban kerja mental (subyektif) terhadap stres kerja dengan nilai probailitas masing-masing sebesar 0,000 dan 0,043. Dari penelitian ini disarankan agar menanamkan value tentang asuhan keperawatan sehingga motivasi kerja kepada perawat meningkat serta memberikan penyegaran terhadap tugas keperawatan dan penunjang keperawatan agar beban kerja subyektif dapat dikurangi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 290 / 09 Mah p
Uncontrolled Keywords: STRESS, ACHIEVEMENT
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
GINANJAR ROHMANU MAHWIDHI, 100511804UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDr. Thinni Nurul R.,, Dra.Ec, M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 08 Nov 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 04:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24197
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item