PERBANDINGAN JUMLAH ZAT PADAT TERLARUT (TDS)AIR MINUM DALAM KEMASAN MERK A, MERK C DAN MERK AM

BERRY PUTRA DWI HARDIANTO, 100511611 (2009) PERBANDINGAN JUMLAH ZAT PADAT TERLARUT (TDS)AIR MINUM DALAM KEMASAN MERK A, MERK C DAN MERK AM. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-hardiantob-13088-abstrak-9.pdf

Download (306kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-hardiantob-11772-fkm292-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (808kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) ad alah suatu jenis air minum yang kemasannya menggunakan kemasan berupa botol, gallon maupun gelas, yang diproduksi pabrik secara otomatis dengan al at modern dan canggih. Tujuan penelitian adalah membandingkan jumlah zat padat te rlarut pada air minum dalam kemasan merk “A”, merk “C” dan merk “AM”. Jenis penelitian ini adalah analitik yaitu menggambarkan jumlah zat padat terlarut total atau Total Dissolved Solid (TDS) air minum dalam kemasan merk “A”, merk “C” dan merk “AM”. Menurut waktunya penelitian ini bersifat cross sectional karena penelitian ini dila kukan dalam kurun waktu tertentu . Sampel penelitian adalah air minum dalam kemasan merk “A” dan me rk “C” yang terkenal telah menyebar secara nasional dan air minum dalam ke masan merk “AM” yang kurang terkenal dengan kualitas air yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah zat padat terlarut total air minum dalam kemasan merk “A” dan merk “C” tidak memenuhi persyaratan WHO water drinking standard , sedangkan air minum dalam ke masan merk “AM” memenuhi persyaratan. Uji statistic t test independent sampels menunjukkan terdapat perbedaan jumlah zat padat terlarut total pada air minum dalam kemasan merk “A” dengan merk “AM” dan perbedaaan jumlah zat padat terl arut pada air minum dalam kemasan merk “C” dengan merk “AM”. Sedang secara kese luruhan uji statistic yang digunakan adalah One Way ANOVA , yang menunjukkan tidak ada perbedaan diantara ketiga merk yang diteliti. Disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan ju mlah zat padat terlarut dari ketiga merk yang diteliti, sedangkan air minum dalam kemasan merk “A” dengan merk “AM” serta air minum dalam kemasan merk “C” dan merk “AM” menunjukkan adanya perbedaan jumlah zat padat terlar utnya. Saran yang diberi kan oleh peneliti adalah pembelian alat uji TDS dan elektr oliser secara prib adi untuk menguji air minum sebelum diminum untuk melihat kadar zat dan enda pan yang terlarut agar tidak salah memilih air minum, pembelian alat uji TDS dan elektroliser secara kolektif di suatu daerah RT/RW untuk me nguji air minum sebelum diminum untuk melihat kadar zat dan endapan yang terlarut agar tidak salah memilih air minum, dan untuk membeli air minum dalam kemasan he ndaknya masyarakat memilih air minum dalam kemasan yang mempunyai TDS di bawah 10 ppm

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 292 / 09 Har p
Uncontrolled Keywords: TOTAL DISVOLVED SOLID
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Creators:
CreatorsEmail
BERRY PUTRA DWI HARDIANTO, 100511611UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorProf. Soedjajadi Keman,, dr.,M.S.,Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 08 Nov 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 04:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24199
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item