POLA KONSUMSI PADA SAAT MENSTRUASI ANTARA REMAJA PUTRI DI KOTA DAN DESA

AYU SETIADEWI, 100511678 (2009) POLA KONSUMSI PADA SAAT MENSTRUASI ANTARA REMAJA PUTRI DI KOTA DAN DESA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2010-setiadewia-13140-abstrak-9.pdf

Download (306kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-setiadewia-11788-fkm308-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (818kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kota merupakan sistem kehidupan dengan kepadatan penduduk tinggi, strata ekonomi heterogen dan corak kehidupan materialistik. Desa merupakan sistem kehidupan dengan kepadatan penduduk rendah, strata ekonomi homogen dan corak kehidupan sederhana. Perbedaan karakteristik dan gaya hidup tersebut akan mempengaruhi pola konsumsi masyarakat, termasuk remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan pola konsumsi saat menstruasi pada remaja putri di kota dan desa. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 365 orang siswi kelas VIII di SMP Negeri 35 Surabaya dan SMP Negeri 1 Buduran. Sampel didapatkan 76 orang siswi melalui metode simple random sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Variabel dalam penelitian ini adalah aktivitas sehari-hari, aktivitas saat menstruasi, tingkat pengetahuan gizi, umur menarche, lama menstruasi, food taboo sehari-hari, food taboo saat menstruasi, food belief sehari-hari, food belief saat menstruasi, pola konsumsi sehari-hari dan pola konsumsi pada saat menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas sehari-hari (p = 0,022), perbedaan aktivitas saat menstruasi (p = 0,006), perbedaan food taboo saat menstruasi (p = 0,000) dan perbedaan food belief saat menstruasi (p = 0,024). Pada pola konsumsi sehari-hari, responden di kota dan desa mayoritas mengkonsumsi tahu dan tempe serta teh sebagai penyerta makan. Padahal teh dapat menghambat absorpsi zat besi non heme dalam tubuh. Pada pola konsumsi saat menstruasi, responden di kota dan desa mengalami peningkatan konsumsi pangan hewani sayuran yang baik untuk dikonsumsi saat menstruasi. Untuk meningkatkan pemahaman siswa agar tidak mengkonsumsi teh saat makan, perlu diberikan penyuluhan mengenai efek teh terhadap zat besi non heme bagi siswa sekolah, khususnya siswa SMP. Selain itu, pemberian buklet seputar menstruasi bagi siswa dan bimbingan bagi guru pengurus UKS mengenai menstruasi pertama dapat diberikan oleh institusi terkait.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 308 / 09 Set p
Uncontrolled Keywords: MENSTRUATION
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA601-602 Food and food supply in relation to public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
AYU SETIADEWI, 100511678UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDr. Sri Adiningsih,, dr., M.S., M.CNUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 10 Nov 2010 12:00
Last Modified: 04 Oct 2016 06:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24213
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item