EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PADAT DENGAN PENERAPAN PROTAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BLAMBANGAN BANYUWANGI

Rr. Domyline Rachmadhani, 1002111881 (2010) EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PADAT DENGAN PENERAPAN PROTAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BLAMBANGAN BANYUWANGI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-rachmadhan-14376-fkm021-k.pdf

Download (97kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2011-rachmadhan-12065-fkm021-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rumah sakit adalah sarana kesehatan yang menyelenggarakan kegiatan pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitrtiv serta sebagai tempat pendidikan tenaga kesehatan dari penelitian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pelaksanaan peugelolaan sampah padat (medis dan non medis) dengan cara membandingkan dengan prosedur tetap (protap) di RSUD Blambangan Banyuwangi. Serta mengkaji penerapan prosedur tetap pada pengelolaan sampan padat di Bapelkesmas RSUD Blambangan untuk dapat dievaluasi peraturan-peraturan yang terdapat didalamnya. Berdasarkan tujuannya, maka jenis penelitian ini bersifat penelitian desikriptif dengan menggunakan metode cross sectional dimana pergambilan dan pengumpulan data dilakukan pada saat penelitian. dimaksudkan untuk mencari hubungan antara pengelolaan sampah padat medis dan non medis dengan protap yang ditetapkan pihak Bapelkesmas RSUD Blambangan. Hasil penelitian yang didapat yaitu sampah padat terbagi meajadi 2 menurut jenisnya yaitu sampan medis dan non medis. Komposisi sampah antara lain terdiri dari kapas, perban, kassa, potongan tubuh, jarum suntik, ampul, kateter, infuse set, handscun, masker, dedaunan, plastik bekas pembungkus makanan. Pergelolaannya meliputi penimbunan, penyimpanan sementara, pengangkutan sampah ke TPS pengumpulan dan pemusnahan. Pengelolaan sampah padat (medis dan non medis dilakukan oleh petugas unit sanitasi kebersihan lingkungan, namun pada proses pengangkutarn sampah ke TPS dilakukan oleh petugas cleaning servis seharusnya perawat dari masing-masing ruangan, karena pihak unit sanitasi membuat peraturan bahwa untuk pengangkutan dilakukan oleh tenaga perawat. karyawan unit sanitasi hanya berjumlah 14 orang yang semuanya merangkap menjadi petugas kebersihan. Pemusnahan sampah untuk sampah non medis dilakukan dengan cara diangkut ke TPA Ketapang Banyuwangi pada pukul 07.00-09.00 pagi, sedangkan untuk sampah medis melalui pembakaran di incinerator yang terletak di unit sanitasi kebersihan lingkungan Bapelkesmas RSUD Blambangan. Pembakaran dilakukan pada pukul 13.00 untuk. menghindari gangguan aktivitas di pagi hari. Dari proses penelitian berdasarkan observasi di lapangan dan membandingkannya dengan protap pengelolaan sampah padat di RSUD Blambangan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat ketidak sesuaian 8 item dari 15 item protap yang disebutkan. Sehingga pihak ramah sakit harus mengevaluasi antara pelaksanaan dengan protap yang telah ditetapkan agar proses pengelolaan lebih baik dari sebelumnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 02/10 Rac e
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Rr. Domyline Rachmadhani, 1002111881UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLilis Sulistyorini, , Ir., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 04 Jan 2011 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 07:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24219
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item