METODE SIX SIGMA SEBAGAI ALAT PENGURANG DEFECT DALAM PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PUPUK ZA (AMMONIUM SULPHATE) PADA PT. PETROKIMIA GRESIK

SONNY AGUS KURNIAWAN, 040318454 (2010) METODE SIX SIGMA SEBAGAI ALAT PENGURANG DEFECT DALAM PENINGKATAN KUALITAS PRODUK PUPUK ZA (AMMONIUM SULPHATE) PADA PT. PETROKIMIA GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Skripsi Keseluruhan - gdlhub-gdl-s1-2010-sonnyagusk-10759-a7709.pdf

Download (179kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2010-sonnyagusk-10759-a7709.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pelaksanaan penelitian dilakukan mulai bulan Februari 2008 pada PT. Petrokimia Gresik yang berlokasi di jalan Ahmad Yani, Gresik, Jawa Timur. PT. Petrokimia Gresik adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara di bawah koordinasi Departemen Perindustrian yang bergerak dalam bidang produksi pupuk, bahan kimia dan jasa lainnya yang sistem produksinya berdasarkan job order. Pada proses produksinya perusahaan selalu berusaha memenuhi kepuasan konsumen dengan cara memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan pelanggannya, dimana perusahaan yang menggunakan job order harus menempatkan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama agar dapat menciptakan pelanggan yang loyal terhadap perusahaan. Six Sigma merupakan suatu cara mengukur suatu proses untuk perbaikan atau peningkatan kinerja dalam memenuhi spesifikasi dengan tingkat mutu 3,4 DPMO (defect per million opportunity). Pendekatan Six Sigma menggunakan tiga fase perancangan (Define, Measure and Analyze) merupakan langkah dalam Six Sigma yang berfokus pada perbaikan proses untuk meningkatkan kualitas menuju target Six Sigma. Pada penelitian ini pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan beberapa langkah pengumpulan data, baik data primer maupun data sekunder. Prosedur penelitian ini dimulai dengan survei pendahuluan, studi kepustakaan, studi lapangan yang dilakukan dengan obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Masalah kualitas merupakan masalah yang berkaitan erat dengan variasi terhadap suatu produk, variasi terhadap suatu proses produksi, adanya defect pada suatu produk dan kepuasan serta keloyalan pelanggan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa produksi pupuk ZA ini merupakan produksi yang terbesar kedua setelah pupuk SP-36 dan banyak digunakan oleh pelanggannya, sehingga penelitian ini memfokuskan pada pembuatan produk pupuk ZA. Hasil penelitian diperoleh bahwa perusahaan tergolong tinggi dalam menghasilkan produk yang bebas cacat atau defect free. Perhitungan ini didapat berdasarkan jumlah output bebas cacat yang dihasilkan dibanding dengan jumlah output secara keseluruhan. Setelah diteliti lebih lanjut, maka ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya defect atau cacat pada produk dalam proses produksinya. Dengan menggunakan Fishbone Diagram maka dapat ditemukan faktor-faktor tersebut dan mencari akar penyebab masalahnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 77/ 09 Kur m
Uncontrolled Keywords: QUALITY OF PRODUCTS; COST CONTROL
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory > HB135-147 Mathematical economics. Quantitative methods
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
SONNY AGUS KURNIAWAN, 040318454UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHAMIDAH, Dra. Hj., M.Si., Ak.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Luluk Lusiana
Date Deposited: 01 Jun 2010 12:00
Last Modified: 28 Sep 2016 07:19
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2423
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item