Perbedaan keluhan kesehatan subjektif petugas terminal di dalam ruangan dan di luar ruangan akibat kualitas udara ambien terminal Purabaya Surabaya

Puti Auliana, 100610007 (2010) Perbedaan keluhan kesehatan subjektif petugas terminal di dalam ruangan dan di luar ruangan akibat kualitas udara ambien terminal Purabaya Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-aulianaput-14651-fkm381-k.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
download.php_id=gdlhub-gdl-s1-2011-aulianaput-12239&no=1
Restricted to Registered users only

Download (1kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Polusi udara semakin meningkat dari tahun ke tahun. Emisi dari transportasi diketahui sebagai sumber utama dari polusi udara ambien. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang bermobilisasi di suatu tempat, semakin tinggi pula kadar bahan pencemar di tempat tersebut. Terminal merupakan tempat berkumpulnya berbagai alat transportasi darat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan keluhan kesehatan subjektif antara petugas di dalam ruangan dan di luar ruangan Terminal Purabaya Surabaya, yang disebabkan oleh kualitas fisik dan kimia udara ambien terminal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang dilakukan dengan rancangan penelitian cross sectional dan observasional. Wawancara dilakukan kepada 11 petugas di dalam dan 24 petugas di luar ruangan. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah : kualitas fisik dan kimia udara ambien Terminal Purabaya Surabaya, petugas Terminal Purabaya, faktor individu petugas, serta seluruh gejala keluhan kesehatan subjektif yang dirasakan oleh petugas di dalam dan di luar ruangan Terminal Purabaya. Hasil penelitian ini adalah untuk kualitas fisik udara ambien terminal, kadar partikel debu di Terminal Purabaya pada tahun 2006, 2008, dan 2009 melebihi baku mutu Pergub Jawa Timur Nomor 10 Tahun 2009. Sedangkan parameter kimia udara ambien terminal tidak ada yang melebihi baku mutu. Perasaan mudah lelah merupakan gejala yang paling banyak dirasakan oleh responden yang bekerja di dalam ruangan, yakni sebesar 81,8 %. Sedangkan batuk dan perasaan terganggu oleh asap merupakan gejala yang paling banyak dirasakan oleh responden yang bekerja di luar ruangan, yakni hingga mencapai 79,2 %. Petugas yang bekerja di luar ruangan lebih banyak mengalami keluhan kesehatan subjektif daripada petugas di dalam ruangan, yaitu keluhan saluran pernafasan (79,2%), keluhan mata (54,2%), dan keluhan psikologis (79,2%) Kesimpulan yang dapat diambil adalah kualitas fisik udara ambien terminal, untuk parameter debu, melebihi baku mutu yang ditetapkan. Didapatkan 20 macam gejala yang dirasakan oleh responden. Terdapat perbedaan persentase keluhan kesehatan yang dirasakan petugas di dalam dan di luar ruangan. Saran yang dapat diberikan adalah dengan meningkatkan komitmen kepala UPTD, memperhatikan tata bangunan terminal, dan juga penggunaan APD yang memadai bagi para petugas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 38 10 Aul p
Uncontrolled Keywords: AIR PULLUTION
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD878-894 Special types of environment. Including soil pollution, air pollution, noise pollution
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Puti Auliana, 100610007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJ Mukono, Prof Dr dr MS MPHUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 27 Jan 2011 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 07:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24242
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item