KEPATUHAN DIET PENDERITA PENYAKIT HATI TERHADAP PERUBAHAN HASIL PEMERIKSAAN SGOT DAN SGPT

Agus Prayitno, 100531883 (2010) KEPATUHAN DIET PENDERITA PENYAKIT HATI TERHADAP PERUBAHAN HASIL PEMERIKSAAN SGOT DAN SGPT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-prayitnoag-19394-fkm091-k.pdf

Download (154kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
download.php_id=gdlhub-gdl-s1-2011-prayitnoag-16200&no=1
Restricted to Registered users only

Download (1kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit hati dalam hal ini adalah sirosis hepatis dan hepatitis infeksiosa merupakan salah satu penyakit yang cukup banyak diderita oleh laki-laki maupun perempuan, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah Situbondo. Pelayanan dietetik pasien rawat inap penyakit hati yang sebaik-baiknya diharapkan mampu membantu mengontrol atau menurunkan kadar SGOT dan SGPT pasien selama menjalani rawat inap di Rumah Sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari umur, jenis kelamin, pendidikan, diet penyakit hati, kepatuhan diet (rata-rata persentase sisa makan/waste dan frekuensi makan diluar diet dan menganalisis kadar SGOT dan SGPT sebelum dan sesudah rawat inap. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan mengamati kepatuhan diet responden selama penelitian serta menganalisa hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT pada awal dan akhir. Rancang bangun penelitian ini adalah Pre Post Group Design. Hasil akhir dilakukan analisa SPSS dengan menggunakan uji Paired Samples T Test terhadap kadar SGOT dan SGPT responden sebelum dan setelah rawat inap. Terdapat perbedaan signifikan (p <α) dengan nilai p = 0,01 dimana α=0,05 terhadap kadar SGOT sebelum dan setelah rawat inap, demikian pula terdapat perbedaan signifikan (p <α) dengan nilai p = 0,01 dimana α=0,05 terhadap kadar SGPT sebelum dan setelah rawat inap. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar responden berusia produktif, berjenis kelamin laki-laki dengan tingkat pendidikan rendah. Selama menjalani rawat inap responden mempunyai tingkat kepatuhan yang tinggi. Terdapat perbedaan kadar SGOT dan SGPT secara signifikan sebelum dan setelah rawat inap. Saran diberikan supaya penderita hepatitis yang menjalani rawat inap selalu mematuhi terapi yang diberikan baik terapi diet dan terapi pengobatan ditambah dukungan dari keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 09/11 Pra k
Uncontrolled Keywords: DIET, HEPATITIS
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
Agus Prayitno, 100531883UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorR.Bambang W, Prof., dr, MS, MCN, Ph.D, Sp.GKUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 02 Aug 2011 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 08:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24252
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item