PERILAKU BERISIKO TERTULAR HEPATITIS C PADA PENGGUNA NARKOBA SUNTIK (Studi Di Kelompok Dukungan Sebaya Bina Hati Surabaya)

EVY HIDAYATIN, 100710126 (2011) PERILAKU BERISIKO TERTULAR HEPATITIS C PADA PENGGUNA NARKOBA SUNTIK (Studi Di Kelompok Dukungan Sebaya Bina Hati Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-hidayatine-20017-fkm291-k.pdf

Download (136kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
download.php_id=gdlhub-gdl-s1-2011-hidayatine-16769&no=1
Restricted to Registered users only

Download (1kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Selama ini kita selalu memberikan perhatian terhadap pengguna narkoba suntik yang terinfeksi HIV/AIDS, padahal dalam kenyataannya justru pengguna narkoba suntik lebih dari 80 % terinfeksi hepatitis C. Pengguna narkoba suntik mempunyai risiko tinggi untuk tertular oleh virus HIV, Hepatitis C atau bibit-bibit penyakit lain yang dapat menular melalui darah. Penyebabnya adalah penggunaan jarum suntik secara bersama dan berulang yang lazim dilakukan oleh sebagian besar pecandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku berisiko tertular hepatitis C pada PENASUN pada kelompok dukungan sebaya Yayasan Bina Hati Surabaya. Merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif dengan rancangan cross sectional menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi sasaran dalam penelitian ini adalah seluruh PENASUN di kelompok dukungan sebaya Yayasan Bina Hati, yang sampai saat ini masih menggunakan Narkoba suntik. Sampel dalam penelitian ini adalah PENASUN, yang sampai saat ini masih menggunakan Narkoba suntik minimal 1 tahun. Variabel yang diteliti pada penelitian ini adalah karakteristik (Umur, Jenis kelamin, Pendidikan, Pekerjaan, Status perkawinan), Perilaku berisiko tertular Hepatitis C pada pengguna narkoba suntik (pengetahuan, sikap dan tindakan) PENASUN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh total responden berjenis kelamin laki - laki, dengan 69,57% didominasi oleh kelompok umur ≤ 35 tahun, 62,2% berpendidikan SMU, 87% pekerja swasta, dan 56,5% berstatus menikah. Pengetahuan responden tentang perilaku berisiko tertular Hepatitis C terbanyak mempunyai pengetahuan cukup baik (60,87%), sikap berisiko tertular Hepatitis C yang terbanyak bersikap mendukung (73,91%), dan tindakan berisiko tertular Hepatitis C terbanyak mempunyai tindakan cukup baik (73,91%). Berdasarkan hasil pada penelitian ini dapat disimpulkan pada umumnya adalah pengetahuan, sikap, dan tindakan tentang perilaku berisiko tertular Hepatitis C pada PENASUN di KDS Bina Hati Jawa Timur sudah baik. Saran yang dapat diberikan Dari segi epidemiologi yakni sebagai pencegahan primer diharapkan bagi penasun yang sudah tertular Hepatitis C untuk tidak menularkan virus Hepatitis C kepada orang lain atau PENASUN yang belum terjangkau. Pentingnya diberikan edukasi dan pemberdayaan untuk tidak menularkan virus Hepatitis C pasti dibutuhkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 29/11 Hid p
Uncontrolled Keywords: HEPATITIS
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV5800-5840 Drug habits. Drug abuse
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
EVY HIDAYATIN, 100710126UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPrijono Satyabakti,, dr., M.S., M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 03 Oct 2011 12:00
Last Modified: 04 Aug 2016 03:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24257
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item