APLIKASI UJI KHI-KUADRAT MANTEL HAENSZEL DAN UJI REGRESI LOGISTIK GANDA UNTUK PENILAIAN PERANAN VARIABEL PERANCU PADA HUBUNGAN ANTARA PERITAS DENGAN PARTUS PREMATUR (Studi di RSU Dr. Soetomo Surabaya)

FITRIANI GUSTINA, 100210955 I (2006) APLIKASI UJI KHI-KUADRAT MANTEL HAENSZEL DAN UJI REGRESI LOGISTIK GANDA UNTUK PENILAIAN PERANAN VARIABEL PERANCU PADA HUBUNGAN ANTARA PERITAS DENGAN PARTUS PREMATUR (Studi di RSU Dr. Soetomo Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-agustinafi-2479-fkm64_0-k.pdf

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
24284.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil odds ratio antara uji khi-kuadrat Mantel Haenszel dan uji regresi logistik ganda, serta menilai peranan variabel perancu pada analisis hubungan antara paritas dengan terjadinya partus prematur. Sifat penelitian ini adalah studi kasus kontrol dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data rekam medis Ruang Nifas 1RD RSU.Dr.Soetomo Surabaya. Sampel penelitian ini adalah ibu yang mengalami partus prematur (<37 minggu) pada periode Januari 2005 s/d Desember 2005 serta ibu yang tidak mengalami partus prematur pada periode yang sama dan ruang yang sama pula. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum uji khi-kuadrat Mantel Haenszel menghasilkan OR yang lebih kecil dibandingkan nilai yang dihasilkan oleh uji regresi logistik ganda. Hal ini bisa dilihat dari nilai OR yang dihasilkan oleh uji regresi logistik dengan (OR=4) sedangkan uji khi-kuadrat Mantel Haenszel menghasilkan nilai (OR=3,731). Karena uji Mantel Haenszel mempunyai keterbatasan dalam menganalisis suatu penelitian yang bersifat multivariabel maka yang paling efektif sebaiknya menggunakan uji regresi logistik ganda. Paritas dengan kejadian partus prematur mempunyai hubungan yang bermakna dengan signifikansi (p=0,000), dimana pada pasien yang paritasnya >3 ada kecenderungan mempunyai risiko sebesar 4 kali lebih besar bila dibandingkan dengan pasien yang paritasnya <3. Kemudian dilihat dari nilai OR setelah variabel perancu dimasukkan didapatkan basil beda keduanya sebesar 31,80% yang artinya variabel usia maternal merupakan variabel perancu dalam hubungan antara paritas terhadap terjadinya partus prematur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 64/06 Agu a
Uncontrolled Keywords: Logistic regression technique, mantel haenszel chi-square test, premature delivery, parity
Subjects: T Technology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
FITRIANI GUSTINA, 100210955 IUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorWindhu Purnomo, Dr.,dr.,M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 09 Oct 2006 12:00
Last Modified: 05 Jun 2017 22:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24284
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item