HUBUNGAN POLA DAN TINGKAT KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI BALITA PADA KELUARGA PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) : Studi di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan kebomas, Kabupaten Gresik

HIKMAH TRI RAHAYU, 100210988 (2006) HUBUNGAN POLA DAN TINGKAT KONSUMSI DENGAN STATUS GIZI BALITA PADA KELUARGA PENERIMA BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) : Studi di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan kebomas, Kabupaten Gresik. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-rahayuhikm-2560-fkm131_-k.pdf

Download (347kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
24295.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Krisis ekonomi yang melanda Bangsa Indonesia mengakibatkan angka pengangguran dan kemiskinan meningkat karena rendahnya peluang kerja dan pendapatan, serta daya beli masyarakat menurun karena peningkatan harga, sehingga kesulitan dalam akses pangan terutama bagi keluarga miskin. Balita merupakan kelompok umur yang rawan untuk terkena gizi kurang, untuk mengatasi hal tersebut pemerintah memberikan BLT kepada keluarga miskin sebesar Rp 300.000,00 tiap tiga bulan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan pola dan tingkat konsumsi dengan status gizi balita pads keluarga penerima BLT, di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Penelitian ini adalah penelitian Observasional Analitik, dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah semua keluarga miskin penerima BLT, memiliki balita serta KMS di Kelurahan Sidomukti, Kebomas, Gresik, yang berjumlah 21 keluarga. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah status gizi balita, sedangkan variabel independen adalah pola konsumsi dan tingkat konsumsi energi dan protein, variabel pengendalinya adalah karakteristik orang tua dan karakteristik balita. Ada perbedaan pendapatan dan pengeluaran untuk rnakan keluarga sebelum dan setelah menerima BLT (p<0,05). Terdapat hubungan antara pendapatan dengan pengeluaran untuk pangan keluarga setelah menerima BLT (p=0,006). Dengan menggunakan Uji Wilcoxon, tidak ada perbedaan status gizi balita sebelum dan setelah menerima BLT (p=0.564). Tidak ada hubungan antara pola konsumsi dan tingkat konsumsi energi dan protein dengan status gizi balita setelah menerima BLT . Meskipun ada peningkatan pendapatan keluarga, namun tingkat konsumsi energi dan protein balita masih kurang dari Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan. Balita perlu dibiasakan konsumsi makanan yang beraneka ragam serta meningkatkan konsumsi makanan yang kaya energi dan protein dan memberikan penyuluhan kepada ibu balita tentang cara menyusun menu seimbang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.131/06 Rah h
Uncontrolled Keywords: FOOD HABITS; FOOD CONSUMPTION; NUTRITION
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
HIKMAH TRI RAHAYU, 100210988UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAnnis Catur Adi, Ir.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 12 Oct 2006 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 18:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24295
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item