PENENTUAN KEBUTUHAN PELATHIAN UNTUK PERAWAT BERDASARKAN TRAINING NEED ASSESSEMENT DI RUANG RAWAT INAP DEWASA RS DARMO SURABAYA

ERIKA BUDI HARIYANTI, 100331050 (2006) PENENTUAN KEBUTUHAN PELATHIAN UNTUK PERAWAT BERDASARKAN TRAINING NEED ASSESSEMENT DI RUANG RAWAT INAP DEWASA RS DARMO SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-hariyantie-2631-fkm180_-k.pdf

Download (359kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
24305-.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Training needs assessment merupakan upaya untuk menyusun pelatihan sesuai dengan kebutuhan bagi Sumber Daya Manusia pada suatu organisasi. Pelatihan dianggap sebagai jalan keluar untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dalam jangka waktu relatif singkat. Dengan adanya peningkatan k-ualitas Sumber Daya Manusia diharapkan tercapai peningkatan hasil layanan dan ada kesesuaian antara pemberi layanan dengan penerima hasil layanan. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun kebutuhan pelatihan untuk perawat di ruang rawat inap dewasa berdasarkan training need assessment atau penilaian kebutuhan pelatihan. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang bersifat deskrptif dengan menggunakan tambahan observasi dan wawancara mendalam untuk menentukan isu strategis. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat yang bertugas di ruang rawat inap dewasa dan pasien rawat inap dewasa. Penelitian ini dilakukan pads bulan desember 2005 sampai dengan bulan maret 2006, dan data mengenai susunan kebutuhan pelatihan untuk perawat diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Penyajian data dengan menggunakan tabel frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa yang menjadi isu strategis adalah pelatihan komunikasi guna menjalankan tugas tindakan medik independent keperawatan, pembelajaran informal di masing-masing tempat kerja dengan metode praktis atau on-the job training guna menjalankan tugas tindakan medik dependent keperawatan, penggantian pengerjaan tugas oleh tenaga kerja selain perawat yaitu tenaga administrasi atau pembantu perawat untuk menjalankan tindakan non medik keperawatan, pemberian tambahan pengetahuan melalui pertemuan berkala dengan bagian atau instalasi radiology, laboratorium, fisioterapi, gizi dan farmasi, pelatihan untuk mengatasi kesulitan perawat saat bertugas adalah komunikasi untuk handle complain, tambahan pengetahuan tentang ilmu penyakit, pelatihan untuk pasien emergency. Pelatihan BLS, pelatihan baca hasil.ECG secara umum,pelatihan off -the-job training untuk komunikasi antar perawat. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat yang bertugas di ruang rawat inap dewasa RS Darmo Surabaya mengalami kesulitan dalam memberikan penjelasan kepada pasien tentang semua tindakan baik tindakan keperawatan maupun non keperawatan, dan cara penyelesaian kesulitan adalah dengan pelatihan komunikasi dan tambahan pengetahuan sebagai jalan keluar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.180/06 Har p
Uncontrolled Keywords: NURSES - IN-SERVICE TRAINING; NURSING - STUDY AND TEACHING (CONTINUING EDUCATION)
Subjects: Q Science > Q Science (General) > Q181-183 Study and Teaching
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
ERIKA BUDI HARIYANTI, 100331050UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNyoman Anita Damayanti, Dr.,drg.,M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 16 Oct 2006 12:00
Last Modified: 12 Jun 2017 18:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24305
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item