FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KONSUMSI VITAMIN A PADA BALITA USIA 12-23 BULAN : Studi Kasus di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Simokerto Surabaya

NUR IKA YULIA PRATIWI, 100311213 (2007) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KONSUMSI VITAMIN A PADA BALITA USIA 12-23 BULAN : Studi Kasus di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Simokerto Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2007-pratiwinur-5478-fkm38_0-k.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
24310.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kekurangan Vitamin A (KVA) merupakan salah satu masalah gizi utama di negara berkembang dan dapat terjadi pada masa pertumbuhan (balita). Salah satu penyebab KVA adalah tidak cukupnya konsumsi makanan yang mengandung vitamin A atau provitamin A di mana makanan tersebut tergolong mahal. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya tahun 2005 , Kecamatan Simokerto merupakan salah satu kecamatan di Surabaya yang mempunyai 8697 (56,1%) keluarga miskin. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan tingkat konsumsi vitamin A pada balita usia 12-23 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analitik observasional dengan menggunakan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak balita dengan usia 12-23 bulan yang mengunjungi posyandu di Kelurahan Sidodadi. Besar sampel sebanyak 69 balita yang ditentukan dengan menggunakan metode simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-Square, Apabila uji tidak memenuhi syarat uji chi square selanjutnya digunakan uji stat xact. Berdasarkan hasil uji statistik antara tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan gizi ibu, pendapatan keluarga, pengeluaran untuk makan, penyuluhan gizi, , food taboo, ketersediaan makanan sumber vitamin A, pola asuh ibu, dan pola konsumsi balita didapatkan nilai p <α Kesimpulan dari penelitian adalah ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan gizi ibu, pendapatan keluarga, pengeluaran untuk makan, penyuluhan gizi, , food taboo, ketersediaan makanan sumber vitamin A, pola asuh ibu, dan pola konsumsi balita dengan tingkat konsumsi vitamin A pada balita usia 12-23 bulan. Perbaikan tingkat konsumsi vitamin A pada balita dapat diberikan melalui peningkatan penyuluhan mengenai penganekaragaman makanan yamg dikonsumsi serta makanan yang sehat dan bergizi, pelaksanaan demo makanan sehat dengan memperhatikan jenis bahan makanan sumber vitamin A, lemak, dan protein yang kaya akan zat gizi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 38/07 Pra f
Uncontrolled Keywords: Level of consumption vitamin A, child with age 12-23 months
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
NUR IKA YULIA PRATIWI, 100311213UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMerryana Adriani, S.KM.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 22 Nov 2007 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 19:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24310
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item