DETERMINAN KEBERHASILAN PENGOBATAN TB PARU DENGAN OAT STRATEGI DOTS DI RUMAH SAKIT PARU MADIUN

ENDANG TITI SARI, 100630274 (2008) DETERMINAN KEBERHASILAN PENGOBATAN TB PARU DENGAN OAT STRATEGI DOTS DI RUMAH SAKIT PARU MADIUN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-sariendang-10083-fkm23_0-k.pdf

Download (326kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
24336.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis, masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Di Indonesia berdasarkan pada Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 1995 tuberkulosis menduduki urutan ketiga penyebab kematian dan juga selalu termasuk urutan sepuluh besar penyakit. Di Jawa Timur tercatat 39.723 penderita, bare 58% penderita yang diobati yang mengakibatkan kerugian sekitar 398 miliar setiap tahun, karena kebanyakan diderita oleh kelompok usia produktif antara 15-55 tahun. Salah satu upaya yang ditempuh Departemem Kesehatan saat ini adalah pengobatan jangka pendek terhadap penderita yang dahaknya secara mikroskopis mengandung Basil Tahan Asam (BTA) positip sehingga diharapkan mereka bisa sembuh dan tidak menularkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita tuberkulosis dan faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan OAT strategi DOTS. Penelitian ini merupakan penelitian Observasional menggunakan rancangan Case Control Study (penelitian kasus kontrol). Subyek yang diteliti adalah penderita tuberkulosis paru yang telah selesai mendapatkan pengobatan OAT dengan strategi DOTS pada periode Januari 2005-Desember 2007 di Rumah Sakit Paru Dungus Madiun yang berasal dari Kabupaten Ponorogo kelompok usia di atas 15 tahun. Besar sampel sebanyak 68 penderita tuberkulosis (34 kasus dan 34 kontrol). Subyek diambil dari total kasus yaitu semua penderita tuberkulosis yang di akhir pengobatan dinyatakan sembuh. Analisa data hasil penelitian dilakukan melalui 2 tahapan, yaitu diskripsi variabel penelitian dan analisis univariat dengan menggunakan program komputer SPSS 13.0 for windows. Disimpulkan bahwa faktor resiko yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan adalah umur muda (adjusted OR = 4,205, p< 0,05), pengetahuan (adjusted OR = 4,832, p< 0,05), adherence penderita (adjusted OR = 6,012, p< 0,05), efek samping obat (adjusted OR = 5,443, p< 0,05), riwayat pengobatan sebelumnya (adjusted OR = 4,409, p< 0,05), KIE oleh petugas (adjusted OR = 3,931, p< 0,05), pengawas pengobatan (PMO) (adjusted OR = 7,218, p< 0,05) dan keluhan awal (adjusted OR = 6,143, p< 0,05). Untuk mencapai keberhasilan pengobatan penyakit tuberkulosis maka diperlukan upaya peningkatan intervensi terhadap variabel-variabel yang berhubungan di atas dan meningkatkan sistem pelayanan pengobatan kepada masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 23 / 08 Sar d
Uncontrolled Keywords: Faktor resiko, pengobatan, keberhasilan
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsNIM
ENDANG TITI SARI, 100630274UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPrijono Satyabakti, dr.,MS.,M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 22 Jan 2009 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 21:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24336
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item