DAMPAK PENGULANGAN PEMANASAN TERHADAP PENURUNAN KaDAR KALSIUM PADA AIR MINUM : Studi Pada Salah Satu Air Sumur Gali Di Desa Ronggomulyo Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban

GALIH MAULINA S., 100311150 (2007) DAMPAK PENGULANGAN PEMANASAN TERHADAP PENURUNAN KaDAR KALSIUM PADA AIR MINUM : Studi Pada Salah Satu Air Sumur Gali Di Desa Ronggomulyo Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-galihmauli-10052-fkm122-k.pdf

Download (354kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-galihmauli-8572-fkm122-7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penurunan kadar kalsium ataupun kesadahan sementara dengan metode pemanasan adalah salah satu cara sederhana yang dapat dan masih dipergunakan masyarakat dalam memperbaiki kualitas air baku, terutama air sumur gali yang akan digunakan untuk kebutuhan shari-hari diantaranya adalah untuk minum dan memasak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar penunman kadar kalsium setelah dilakukan pemanasan. Pemanasan dilakukan sampai mendidih (100° C) dengan tenggang waktu 10 menit kemudian diendapkan selama 24 jam (sehari semalam). Perlakuan tersebut diulangi sampai dua kali. Rancang bangun penelitian yang digunakan adalah penelitian Pra eksperimental dan data yang diperoleh adalah data dari pemeriksaan laboratorium. Uji statistik yang digunakan untuk mengolah data laboratorium adalah uji T-test berpasangan dan uji Anova Two Way sama subyek, dengan  = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar kalsium air baku awal adalah 286,86 mg/lt. Setelah dilakukan pemanasan sampai mendidih (100° C) selama 10 menit dan diendapkan selama 24 jam yang pertama, kadar kalsiumnya mengalami penurunan rata-rata sebesar 192,927 mg/It atau turun sebesar 67,25% dari kadar kalsium awal. Setelah dilakukan pemanasan sampai mendidih (100° C) selama 10 menit, dengan pengendapan selama 24 jam yang kedua, kadar kalsiumnya mengalami penurunan rata-rata sebesar 217,76 mg/It atau turun sebesar 75,9% dari kadar kalsium awal. Sedangkan hasil dari kedua uji statistik didapatkan kesimpulan ada beda antara kadar kalsium sebelum, sesudah pemanasan sampai mendidih (100° C) selama 10 menit, dengan diendapkan selama 24 jam yang pertama, dan setelah pemanasan sampai mendidih (100° C) selama 10 menit, dengan pengendapan selama 24 jam yang kedua. Perlu adanya penelitian lanjutan dengan memperhitungkan pH air, suhu, lama pemananasan dan lama pengendapan yang efektif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 122 / 07 Suk d
Uncontrolled Keywords: Air bersih, kalsium, pemanasan, sumur gali
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD241-441 Organic chemistry
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
GALIH MAULINA S., 100311150UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorR. Soedibjo H.P, Prof.,Dr.,H.,dr.,D.TMUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 27 Jan 2009 12:00
Last Modified: 31 Aug 2016 02:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24339
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item