PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA

PRISCILLIA DIAN MIDAWATI KAMAGI, 100411492 (2008) PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-kamagipris-8596-fkm78_08.pdf

Download (265kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
24351.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian utama di Indonesia yang banyak menyerang bayi dan balita. Kejadian pnemonia pada balita di Indonesia berkisar antara 10 %-20 % per tahun. Host, lingkungan dan sosio kultural merupakan beberapa variabel yang dapat mempengaruhi insiden dan keparahan infeksi saluran pernapasan akut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kondisi lingkungan fisik rumah dan tingkat sosial ekonomi keluarga terhadap kejadian pneumonia pada balita. Penelitian ini menggunakan rancangan studi case control. Besar sampel terdiri dari 40 sampel kasus dan 40 sampel kontrol. Sampel ditarik dari populasi dengan cara simple random sampling. Variabel bebas terdiri dari karakteristik balita dan ibu balita, kondisi lingkungan fisik rumah serta tingkat sosial ekonomi keluarga. Variabel tergantungnya adalah kejadian pneumonia pada balita. Analisis data menggunakan uji regresi logistik dan nilai Odds Ratio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian pneumonia pada balita adalah kepadatan hunian 4=0,001 dan OR=1 /0,168), bahan dinding (p= 0,02 dan OR=1 /0,133) serta tingkat kesejahteraan keluarga (KS I p-0,00 dan OR=0,051 dan KS II p=0,002 dan OR=0,136). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepadatan human dan balm dinding dalam rumah memiliki pengaruh terhadap kejadian pneumonia pada balita dengan besar risiko 5,95 kah dan 7,52 kali lebih besar. Sedangkan balita yang memiliki keluarga dengan kategori KS III memiliki risiko 0,051 dan 0,136 kali lebih kecil untuk terkena pneumonia daripada balita yang memiliki keluarga dengan kategori KS I dan II. Saran yang direkomendasikan adalah menciptakan ker asama yang baik antara masyarakat, instansi kesehatan terkait dan pemerintah setempat dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 78/ 08 Kam p
Uncontrolled Keywords: Kondisi lingkungan fisik rumah, tingkat sosial ekonomi keluarga, pneumonia pada balita
Subjects: Q Science > QP Physiology > QP1-345 General Including influence of the environment
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
PRISCILLIA DIAN MIDAWATI KAMAGI, 100411492UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPrijono Satyabhakti, dr.,MS.,M.PHUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 27 Jan 2009 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 21:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24351
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item