HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KANKER SERVIKS DAN PAP SMEAR DENGAN TINDAKAN DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA WANITA YANG MEMPUNYAI RIWAYAT KELUARGA MENDERITA KANKER SERVIKS DI RSU DR SOETOMO SURABAYA TAHUN 2008

RINA SYAFIANA, 100411452 (2008) HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KANKER SERVIKS DAN PAP SMEAR DENGAN TINDAKAN DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA WANITA YANG MEMPUNYAI RIWAYAT KELUARGA MENDERITA KANKER SERVIKS DI RSU DR SOETOMO SURABAYA TAHUN 2008. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2009-syafianari-8625-fkm105_-8.pdf

Download (322kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
24365.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pap smear merupakan upaya pengambilan sel — sel leher rahim dengan cara mengusap leher rahim yang kemudian cairan tersebut diperikaa di bawah mikroskop untuk dilihat adanya perubahan — perubahan dari sel tersebut. Semakin dim penyakit diketahui maka kemungkinan untuk sembuh akan semakin besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang kanker serviks dan pap smear dengan tindakan dalam melakukan pap smear pada wanita yang mempunyai riwayat keluarga menderita kanker serviks. Penelitian ini dilaksanakan dengan desain analitik dan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang wanita yang mempunyai anggota keluarga menderita kanker serviks yang dirawat di RSU Dr Soetomo pada tahun 2007. Sampel ditarik dari populasi dengan cara simple random sampling. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang kanker serviks dan pap smear dengan tindakan dalam melakukan pemeriksaan pap smear (p=0,000) Kesimpulan yang dapat ditarik adalah wanita dengan riwayat keluarga menderita kanker serviks mempunyi pengetahuan yang tinggi dan sikap yang tidak mendukung terhadap kanker serviks dan pap smear. Selain itu, sebagian besar dari mereka tidak melakukan pemeriksaan pap smear. Saran yang dapat diberikan yaitu meningkatkan pengetahuan tentang waktu dan frekuensi pemeriksaan pap smear serta prosedur sebelum pap smear dilakukan. Hal ini dilakukan dengan harapan agar terjadi perubahan sikap dan tindakan dalam melakukan pemeriksaan pap smear. Selain itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan variable umur, tingkat pendidikan dan pekerjaan yang mungkin dapat mempengaruhi tindakan dalam melakukan pemeriksaan pap smear

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM. 105/08 Sya h
Uncontrolled Keywords: Kanker serviks, pap smear, perilaku
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA960-1000.5 Medical centers. Hospitals. Dispensaries. Clinics
R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG801-871 Puerperal state
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
RINA SYAFIANA, 100411452UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorArief Hargono, drg.,M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 28 Jan 2009 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 20:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24365
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item