Bioaktivitas Polisakarida Krestin dari Jamur Coriolus versicolor Terhadap Hitung Jenis Leukosit Mencit Yang Diinfeksi Mycobacterium tuberculosis

Risa Purnamasari, 080610259 (2011) Bioaktivitas Polisakarida Krestin dari Jamur Coriolus versicolor Terhadap Hitung Jenis Leukosit Mencit Yang Diinfeksi Mycobacterium tuberculosis. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-purnamasar-14945-mbp28-1-k.pdf

Download (307kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-purnamasar-12479-mbp28-1-b.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran polisakarida krestin (PSK) dengan waktu pemberian yang berbeda terhadap hitung jenis leukosit mencit yang diinfeksi Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini menggunakan 30 ekor mencit betina dewasa jenis Mus musculus strain BALB/C, berumur 8-10 minggu, berat badan berkisar 25-30 g. Polisakarida krestin (PSK) diisolasi dari Coriolus versicolor yang diperoleh dari alam. Infeksi menggunakan Mycobacterium tuberculosis strain H37Rv (ATCC 27294 T). Hewan percobaan dikelompokkan menjadi 6 kelompok sebagai berikut: kelompok I, hanya diberi akuades; kelompok II, hanya pemberian PSK; kelompok III, hanya dengan infeksi Mycobacterium tuberculosis; kelompok IV, pemberian PSK sebelum infeksi Mycobacterium tuberculosis; kelompok V, pemberian PSK sesudah infeksi Mycobacterium tuberculosis; kelompok VI, pemberian PSK sebelum dan sesudah infeksi Mycobacterium tuberculosis. Pemberian PSK dilakukan selama 7 hari berturut-turut melalui gavage. Infeksi Mycobacterium tuberculosis dilakukan sebanyak 2 kali dengan selang waktu 1 minggu melalui intraperitoneal. Hitung jenis leukosit dilakukan dengan mengelompokan masing-masing jenis leukosit dalam 100 sel leukosit pada apusan darah, dan data hasil pengamatan dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis, kemudian untuk mengetahui signifikansi dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Secara keseluruhan penelitian menunjukkan presentase jenis leukosit dengan jumlah tertinggi adalah neutrofil. Pada kelompok VI presentase monosit dan neutrofil meningkat melebihi normal, sedangkan presentase limfosit menurun, dan presentase basofil dan eosinofil tidak mengalami perubahan. Kesimpulan penelitian ini adalah PSK meningkatkan jumlah leuksosit mencit jenis neutrofil dan monosit pada waktu sebelum dan sesudah infeksi Mycobacterium tuberculosis. Kata Kunci: Polisakarida krestin, Mycobacterium tuberculosis, Hitung jenis leukosit

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK-2 MBP 29/10 Far p
Uncontrolled Keywords: MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Risa Purnamasari, 080610259UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDra. Sri Puji Astuti W,, M.SiUNSPECIFIED
ContributorDrs. Ida Bagus Rai Pidada,, M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 21 Feb 2011 12:00
Last Modified: 05 Oct 2016 06:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24434
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item