Uji Aktivitas Polisakarida Krestin (PSK) Coriolus versicolor Terhadap IFN-γ Mencit (Mus musculus) Yang Dipapar Mycobacterium tuberculosis

A.Aris Hairubbi AS, 080 610 210 (2011) Uji Aktivitas Polisakarida Krestin (PSK) Coriolus versicolor Terhadap IFN-γ Mencit (Mus musculus) Yang Dipapar Mycobacterium tuberculosis. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-aarishairu-19530-mpb.06-1-k.pdf

Download (513kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-aarishairu-16293-mpb.06-1-u.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas polisakarida krestin (PSK) dengan waktu pemberian yang berbeda terhadap pembentukan IFN-γ mencit yang dipapar M. tuberculosis. Mycobacterium tuberculosis digunakan sebagai agen penginfeksi yang memiliki kemampuan sebagai imunogen dan dapat menyebabkan penurunan respon sistem imun tubuh. Polisakarida krestin digunakan sebagai imunostimulator yang memiliki kemampuan untuk mengaktifasi makrofag dan menstimulasi sel Th1 dan sel NK untuk memproduksi IFN-γ. Penelitian ini menggunakan 30 ekor mencit betina dewasa jenis Mus musculus strain Balb/C, berumur 8-10 minggu dengan berat badan berkisar antara 30-40 g. Hewan coba dibagi dalam enam kelompok perlakuan, sebagai berikut: kelompok I, sebagai kontrol, hanya diberi akuades; kelompok II, sebagai kontrol positif dengan pemberian PSK saja; kelompok III, sebagai kontrol negatif dengan pemaparan M. tuberculosis saja; kelompok IV dengan pemberian PSK sebelum pemaparan M. tuberculosis; kelompok V dengan pemberian PSK setelah pemaparan M. tuberculosis; dan kelompok VI dengan pemberian PSK sebelum dan sesudah pemaparan M. tuberculosis. Polisakarida krestin diberikan secara gavage dengan dosis 500 μg dan pemaparan M. tuberculosis dilakukan melalui intraperitoneal dengan konsentrasi 5x108 bakteri per ml. Aktivitas PSK dinilai melalui pembentukan IFN-γ dengan menggunakan uji ELISA. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata konsentrasi IFN-γ yang terbentuk pada kelompok I adalah 46,8 pg/ml, kelompok II adalah 38,6 pg/ml, kelompok III adalah 346,6 pg/ml, kelompok IV adalah 186,3 pg/ml, kelompok V adalah 211,0 pg/ml, kelompok VI adalah 176,6 pg/ml. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian PSK berpengaruh sebagai imunosupresor terhadap pembentukan IFN-γ mencit yang terpapar M. tuberculosis tetapi tidak ada perbedaan pengaruh waktu pemberian PSK akibat paparan M. tuberculosis terhadap pembentukan IFN-γ pada mencit Kata kunci : Mycobacterium tuberculosis, polisakarida krestin, mencit, IFN-γ

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB.06/11 Aar u
Uncontrolled Keywords: MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsEmail
A.Aris Hairubbi AS, 080 610 210UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDra. Sri Puji Astuti Wahyuningsih,, M.SiUNSPECIFIED
ContributorProf. Win Darmanto,, M.Si, Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 16 Aug 2011 12:00
Last Modified: 06 Oct 2016 02:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24491
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item