PERENCANAAN ARSITEKTUR TEKNOLOGI INFORMASI STUDI KASUS PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

Nurma Harumiaty, 080810365 (2012) PERENCANAAN ARSITEKTUR TEKNOLOGI INFORMASI STUDI KASUS PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-harumiatyn-21168-6.ABSTRAK.pdf

Download (89kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-harumiatyn-21168-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat terjadi di berbagai bidang termasuk perpustakaan. Berbagai jenis perpustakaan kini telah menerapakan teknologi informasi, tak terkecuali Perpustakaan Universitas Airlangga, yang mempunyai visi menjadi perpustakaan yang unggul dengan fasilitas yang lengkap, modern dan mampu memberikan layanan yang terbaik kepada penggunanya dengan berbasis teknologi informasi Komunikasi. Pada saat ini Perpustakaan Universitas Airlangga telah menerapkan infrastruktur teknologi informasi tanpa menggunakan kerangka kerja arsitektur enterprise. Tanpa adanya arsitektur enterprise beberapa permasalahan terjadi pada infrastruktur teknologinya antara lain perangkat keras (hardware) yang mengalami penurunan kinerja, perangkat lunak (software) yang memerlukan upgrade versi terbaru agar dapat digunakan secara optimal, dan jaringan (network) sering mengalami kendala dalam koneksi intranet maupun internet. Perpustakaan Universitas Airlangga perlu membuat perencanaan arsitektur teknologi yang baru dengan menggunakan kerangka kerja yang sesuai yaitu TOGAF (The Open Group Architecture Framework) ADM (Architecture Development Method) yang merupakan inti dari TOGAF. Tujuannya untuk menyelaraskan strategi bisnis perpustakaan dengan strategi teknologi untuk memberikan hasil yang optimal bagi perpustakaan. Pada laporan penelitian ini tahapan yang harus dilakukan pada TOGAF ADM, antara lain: fase persiapan, visi arsitekur, arsitektur teknologi, serta peluang dan solusi. Pada akhir tahap perencanaan arsitektur, diuraikan analisis gap serta strategi implementasinya. Setelah dilakukan tahapan-tahapan TOGAF ADM pada akhirnya akan terlihat gap antara kondisi sekarang dengan penggunaan arsitektur pada masa mendatang. Pada komponen hardware 62.5% dipertahankan dan 37.5% mengalami pergantian agar hardware berjalan lebih optimal, komponen software 38,47% dipertahankan 46,47% mengalami pergantian dengan meng-upgrade software serta menambah beberapa aplikasi yang dibutuhkan ke dalam LARIS (Library Automation Retrieval Information System) dan 15,38% menambah komponen baru, komponen network 87% dipertahankan dan 12,5% mengalami pergantian LAN menjadi Virtual LAN yaitu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan sehingga penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK ST.SI.04/12 Har p
Uncontrolled Keywords: TECHNOLOGY ARCHITECTURE
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK5105 Computer networks and Data transmission systems
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK7868.D5 Digital electronics and Electronic circuit design
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Sistem Informasi
Creators:
CreatorsEmail
Nurma Harumiaty, 080810365UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEva Hariyanti, S.Si., MT.UNSPECIFIED
ContributorTaufik, ST., M.Kom.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 31 Oct 2012 12:00
Last Modified: 08 Aug 2016 08:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24524
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item