PENGHAMBATAN KOROSI BESI DALAM LARUTAN HCL IN DENGAN MENGGUNAKAN BIOINHIBITOR YANG DIISOLASI DART Pseudomonas aeruginosa IA7d

DIAN LUKY TRI ANDANI, 080012137 (2006) PENGHAMBATAN KOROSI BESI DALAM LARUTAN HCL IN DENGAN MENGGUNAKAN BIOINHIBITOR YANG DIISOLASI DART Pseudomonas aeruginosa IA7d. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
33.pdf

Download (200kB)
[img] Text (FULL TEXT)
24619.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak kasar bio inhibitor hasil isolasi dari Pseudomonas aeruginosa IA7d dalam menghambat korosi besi dalam larutan HC1 IN. Bioinhibitor dihasilkan secara ekstraseluler oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa IA7d dalam media Lactose Broth. Bioinhibitor diekstraksi dengan etil asetat kemudian dievaporasi dan diliofilisasi sehingga diperoleh produk kasar dengan berat 0,425 g/L. Senyawa bioinhibitor dideteksi dari warna hijau yang berpendar di bawah sinar UV 360 nm dengan uji kromatografi lapis tipis. Identifikasi bioinhibitor dilakukan dengan analisis gugus aktif bioinhibitor menggunakan uji Benedict (analisis gugus katekol) dan uji Biuret (analisis gugus hidroksamat). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa senyawa bioinhibitor hasil isolasi dari Pseudomonas aeruginosa IA7d mempunyai gugus aktif berupa gugus katekol. Kemampuan bioinhibitorr dalam menghambat korosi dalam larutan HC1 IN dapat diketahui dengan 2 cara: (1) mengukur laju korosi besi dengan metode polarisasi secara penetesan dan pelapisan serta, (2) mengukur kadar besi terlarut dengan metode ICP (Inductively Coupled Plasma). Bioinhibitor yang diisolasi dari Pseudomonas aeruginosa IA7d mampu menghambat korosi besi dalam larutan HC1 IN. Pengukuran bioinhibitor cara penetesan dan cara pelapisan (metode polarisasi) dengan variasi volume memberikan pengaruh berbeda terbadap laju korosi besi dalam larutan HCI IN. Pemberian bioinhibitor dengan cara penetesan memberikan basil yang lebih baik daripada metode pelapisan, dengan harga optimal penambahan bioinhibitor 15 mL menghasilkan laju korosi besi 1,2372 x 10-2 μA/cm-2 efisiensi bioinhibitor 7,03 dan kadar besi terlarut 40.1418 ppm/cm2 pada jam ke-12.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPK 40/05 And p
Uncontrolled Keywords: CHEMICAL INHIBITORS; PSEUDOMONAS AERUGINOSA
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia
Creators:
CreatorsEmail
DIAN LUKY TRI ANDANI, 080012137UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDrs. Handoko D., M.ScUNSPECIFIED
ContributorDr. Ni;matuzahroh, -UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 19 Sep 2006 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 21:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24619
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item