TOKSISITAS DRILLING FLUID TERHADAP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon Fabricius)

PRAMUSITTA TINASARI, 080212543 (2007) TOKSISITAS DRILLING FLUID TERHADAP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon Fabricius). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
28.pdf

Download (189kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
24655.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Drilling mud memegang peranan penting selama proses pemboran eksplorasi, diantaranya adalah membawa cutting ke permukaan, pendinginan, penyangga dinding sumur, pengontrol tekanan formasi, dan efisiensi operasi pengeboran. Namun, drilling mud bekas dan cutting akan dibuang ke laut. Drilling mud bekas dan cutting akan terakumulasi di dasar laut di bawah anjungan pengeboran dan membawa efek buruk bagi hewan yang hidup di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai LC50-96 jam drilling fluid yang terdiri dari drilling mud, culling, dan campuran antara drilling mud dan cutting dengan menggunakan benur udang windu (Penaeus monodon Fabricius) fase Post Larvae (PL) 25 ukuran 20-25 mm sebagai hewan uji. Data berupa jumlah kematian udang windu dianalisis dengan menggunakan analisis probit Trimmed Spearman-Karber Method untuk mendapatkan nilai LC50-96 jam. Uji toksisitas menggunakan drilling fluid dalam bentuk suspended particulate phase (SPP) yang disediakan dalam larutan stok 100%. Uji toksisitas dilakukan dengan dua replikasi dan lima kansentrasi yang berbeda yaitu 0,78%, 1,56%, 3,125%, 6,25%, 12,5% dan satu kontrol. Data berupa kematian udang windu yang diperoleh dengan melakukan pengamatan harian selama 96 jam. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis probit Trimmed Spearman-Karber Method untuk mendapatkan nilai LC50-96 jam. Hasil analisis probit menunjukkan nilai LC50-96 jam sebesar 61.400 ppm untuk drilling mud, 81200 ppm untuk cutting dan 76.700 untuk campuran antara drilling mud dan cutting. Nilai LC50-96 jam yang diperoleh menunjukkan bahwa drilling fluid tidak beracun dan dapat dibuang ke laut, karena nilai LC50-96 jamnya lebih dari 30.000 ppm.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB 06/07 Tin t
Uncontrolled Keywords: DRILLING MUDS; PENAEUS MONODON
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
PRAMUSITTA TINASARI, 080212543UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDr. Ir. Agoes Soegianto, DEAUNSPECIFIED
ContributorDr. Bambang Irawan, M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 22 May 2008 12:00
Last Modified: 07 Jun 2017 21:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24655
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item