USULAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI ROLL GILINGAN TEBU DI PT. BARATA INDONESIA (PERSERO) DENGAN MENGGUNAKAN LEAN THINKING DAN DIAGRAM FISHBONE

RIZKY AFRINA WULANSARI, 040610229 (2012) USULAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI ROLL GILINGAN TEBU DI PT. BARATA INDONESIA (PERSERO) DENGAN MENGGUNAKAN LEAN THINKING DAN DIAGRAM FISHBONE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (412kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-wulansarir-18083-b16511.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendekatan Lean merupakan pendekatan yang sistemik dan sistematik untuk mengidentifikasi pemborosan ( waste ) atau aktivitas-aktivitas yang tidak bernilai tambah melalui peningkatan terus-menerus secara radikal dengan cara mengalirkan produk dan informasi menggunakan sistem tarik ( pull system ) dari pelanggan internal dan eksternal untuk mengejar keunggulan dan kesempurnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan yang terjadi dan memberikan usulan perbaikan proses produksi untuk meminimisasi pemborosan yang terjadi pada proses produksi roll gilingan tebu di PT. Barata Indonesia (Persero). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan beberapa langkah pengumpulan data, baik data primer maupun data sekunder. Prosedur penelitian ini dimulai dengan survei pendahuluan, studi kepustakaan, studi lapangan yang dilakukan dengan obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum pemborosan yang dominan terjadi pada proses produksi adalah excessive transportation (transportasi berlebih) dan waiting (menunggu) . Setelah diteliti lebih lanjut, maka ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pemborosan tersebut dalam proses produksinya. Berdasarkan bantuan diagram fishbone , pemborosan excessive transportation disebabkan karena proses pengecoran dan machining yang terpisah tempat, letak gudang bahan baku yang jauh, jumlah alat angkut terbatas, dan belum adanya kesadaran dari para karyawan akan pentingnya layout. Untuk pemborosan waiting disebabkan karena keterlambatan kedatangan material, kerusakan mesin, tidak adanya inventory untuk suku cadang yang rusak, serta keterbatasan sumber daya manusia. Saran yang diajukan adalah hendaknya perusahaan lebih memprioritaskan masalah transportasi dan waktu tunggu yang terjadi dan mempertimbangkan outsourcing , baik itu mesin maupun terhadap sumber daya manusia

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 165 / 11 Wul u
Uncontrolled Keywords: FISHBONE DIAGRAM; WASTE
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28-70 Management. Industrial Management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
RIZKY AFRINA WULANSARI, 040610229UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYETTY DWI LESTARI,, SE.,MTUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 03 Jan 2012 12:00
Last Modified: 19 Sep 2016 07:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2472
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item