MODIFIKASI ELEKTRODA GRAFIT DENGAN MOLECULARLY IMPRINTED POLYMER (MIP) SEBAGAI SENSOR ASAM URAT

DWI IKASARI, 080610189 (2010) MODIFIKASI ELEKTRODA GRAFIT DENGAN MOLECULARLY IMPRINTED POLYMER (MIP) SEBAGAI SENSOR ASAM URAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-ikasaridwi-15619-mpk.139-t Abstrak.pdf

Download (301kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2011-ikasaridwi-15619-mpk.139-t Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Senyawa asam urat seringkali berada bersama dengan asam askorbat di dalam cairan biologis seperti darah. Potensial oksidasi asam askorbat yang berdekatan dengan asam urat dapat menyebabkan voltammogram kedua senyawa tersebut sulit dipisahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sensor asam urat melalui modifikasi elektroda grafit dengan molecularly imprinted polymer (MIP). Molecularly imprinted polymer (MIP) dibuat dengan mencampurkan melamin dan kloranil dengan asam urat. Campuran direfluks selama 5 jam. Asam urat dihilangkan melalui beberapa tahap ekstraksi (n = 7, waktu pengadukan = 15 menit) dengan 10 mL air panas. Analisis asam urat dilakukan pada kondisi optimum potensial 700 mV, waktu 60 detik, dan pH larutan 5. Pelapisan asam urat dilakukan pada kondisi optimum potensial akumulasi MIP 500 mV dan waktu akumulasi asam urat pada elektroda grafit-MIP selama 60 detik. Koefisien korelasi (r) yang diperoleh sebesar 0,9969, presisi metode pada pengukuran larutan standar asam urat dengan konsentrasi 1 sampai 5 ditunjukkan dengan harga % KV yang berkisar antara 5,56 % sampai 7,10 %. Persen recovery metode sebesar 99,41% dan 102,44%, sensitivitas sebesar 8,374 µA/ppb dengan limit deteksi sebesar 0,4104 ppb (2,4412 x 10-9 M). Pada perbandingan mol asam urat dengan asam askorbat 1:0,5 dan 1:1 menunjukkan penyimpangan arus kurang dari 2% yang berarti keberadaan asam askorbat tidak mengganggu analisis asam urat. Namun, pada perbandingan asam urat dan asam askorbat yang lebih tinggi yaitu 1:2, 1:5, 1:10 dan 1:100 diperoleh penyimpangan arus lebih besar dari 2%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPK.139/10 Ika m
Uncontrolled Keywords: uric acid voltametry
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia
Creators:
CreatorsEmail
DWI IKASARI, 080610189UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMiratul Khasanah,, Dra.UNSPECIFIED
Depositing User: hari
Date Deposited: 20 May 2011 12:00
Last Modified: 18 Aug 2016 10:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24734
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item