APLIKASI VARIASI DOSIS ENERGI LASER Nd:YAG QSwitch UNTUK FOTODINAMIK TERAPI (PDT) TUMOR KULIT (Malignant Skin Tumor) SECARA in-vivo

IKE OCTAFIYANI, 080913058 (2013) APLIKASI VARIASI DOSIS ENERGI LASER Nd:YAG QSwitch UNTUK FOTODINAMIK TERAPI (PDT) TUMOR KULIT (Malignant Skin Tumor) SECARA in-vivo. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-octafiyani-29188-5.abstr-k.pdf

Download (198kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
24822-.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dosis optimum dan area nekrotik sel tumor akibat terapi fotodinamik. Sebagai hewan coba, digunakan dua puluh tiga ekor mencit yang berumur 2-3 bulan. Tumor ditumbuhkan pada jaringan kulit mencit (Mus musculus) dengan menggunakan bahan pembangkit kanker benzo[a]pirene dan diinduksi secara subkutan dengan masa pematangan selama satu bulan. Terapi dilakukan setelah tumor menunjukkan lesi kematangannya. Mencit dipapari laser Nd:YAG pada area tumor dengan dua variasi yaitu penambahan bahan fotosensitizer (Methylene Blue) dan tanpa penambahan fotosensitizer. Pemaparan laser dilakukan selama 10 detik dan repetition rate sebesar 10 Hz sehingga jumlah pulsa energi tunggal yang diberikan adalah 100 pulsa. Variasi dosis energi terapi adalah sebesar 29,5 J/cm2, 32,0 J/cm2 dan 53,8 J/cm2. Terapi menunjukkan keberhasilan dalam mematikan sel tumor terlihat melalui terhentinya aktivitas sel tumor yaitu tidak terbentuknya reepitelisasi setelah perlakuan dibiarkan hidup hingga hari ke-7. Hasil pengamatan mikroskopis menghasilkan luas area nekrotik 147,420 mm pada dosis energi 29,5 J/cm2 dan 273,406 mm pada dosis energi 53,8 J/cm2. Pada perlakuan dengan penambahan fotosensitizer dosis energi 29,5 J/cm2; 32,0 J/cm2; dan 53,8 J/cm2 menghasilkan luas area nekrotik sebesar 445,200 mm, 114,114 mm dan 419,708 mm. Hasil pemaparan dosis energi laser Nd:YAG Q-Switch menunjukkan bahwa dosis energi 53,8 J/cm2 merupakan dosis optimum dalam menghasilkan area nekrotik, sedangkan penembakan dosis energi dengan penambahan fotosensitizer belum bisa disimpulkan karena data tidak representatif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPF. 63/13 Oct a
Uncontrolled Keywords: LASERS; PHOTOTHERAPY
Subjects: Q Science > QC Physics > QC1 Physics (General)
Q Science > QC Physics > QC251-338.5 Heat
Q Science > QC Physics > QC350-467 Optics. Light
R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Fisika
Creators:
CreatorsEmail
IKE OCTAFIYANI, 080913058UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRetna Apsari, Dr.,M.SiUNSPECIFIED
ContributorDwi Winarni, Dr.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Anisa Septiyo Ningtias
Date Deposited: 02 Jan 2014 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 17:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24822
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item