IMUNITAS ALAMI MENCIT (Mus musculus) SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK TIGA JENIS TERIPANG LOKAL PANTAI TIMUR SURABAYA BERDASARKAN AKTIVITAS DAN KAPASITAS FAGOSITOSIS

RADITYO PRADIPTA, 080 710 069 (2011) IMUNITAS ALAMI MENCIT (Mus musculus) SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK TIGA JENIS TERIPANG LOKAL PANTAI TIMUR SURABAYA BERDASARKAN AKTIVITAS DAN KAPASITAS FAGOSITOSIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
7.pdf

Download (182kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-pradiptara-17576-mpb491-i.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sebagai imunostimulator dan pengaruh ekstrak teripang Paracaudina australis, Phyllophorus sp., dan Colochirus quadrangularis pada mencit (Mus musculus) yang diinfeksi Escherichia coli berdasarkan indikator kemampuan aktivitas dan kapasitas fagositosis. Penelitian ini menggunakan 24 ekor mencit (Mus musculus) jantan strain Swiss Webster umur 2,5–3 bulan, berat badan rata-rata 20–35 g. Paracaudina australis, Phyllophorus sp., dan Colochirus quadrangularis diperoleh dari pantai timur Surabaya. Ekstrak ketiga jenis teripang tersebut yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol. Hewan coba dikelompokkan dalam empat kelompok yaitu satu kelompok kontrol tanpa ekstrak teripang, dan tiga kelompok yang diberi ekstrak teripang berturut-turut ekstrak teripang Paracaudina australis, Phyllophorus sp., dan Colochirus quadrangularis dengan dosis setara dengan 0,0548 g berat kering/20 g berat badan mencit/hari. Pemberian ekstrak teripang dilakukan selama 14 hari berturut-turut dengan metode gavage. Uji fagositosis dilakukan in vivo pada hari ke 18, yaitu dengan menginfeksikan 108 bakteri Escherichia coli intraperitoneal (i.p). Satu jam kemudian membuat sediaan apusan cairan i.p. dan mengamati aktivitas serta kapasitas fagositosisnya. Data dianalisis dengan analisis varians satu arah dilanjutkan dengan uji Duncan pada α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teripang Paracaudina australis dengan dosis pemberian setara dengan 0,0548 g berat kering/20 g berat badan mencit berpotensi sebagai imunostimulator, dengan aktivitas dan kapasitas fagositosis tertinggi yaitu 57,38 ± 3,99 % dan 101,16 ± 17,79 sel dalam 50 fagosit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB 49 11 Pra i
Uncontrolled Keywords: ACETATES
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA638 Immunity and immunization in relation to public health
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
RADITYO PRADIPTA, 080 710 069UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDwi Winarni, Dr.M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 18 Nov 2011 12:00
Last Modified: 26 Oct 2016 22:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/24849
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item