PENENTUAN DOSIS OPTIMAL BIOFERTILIZER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L. var. baskara)

HIKMAH RIZKA MASLAHATIN, 081014046 (2014) PENENTUAN DOSIS OPTIMAL BIOFERTILIZER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L. var. baskara). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-maslahatin-33264-7.-abstr-k.pdf

Download (307kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
36.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis dan penggunaan frekuensi biofertilzer yang berbeda terhadap pertumbuhan pada umur 2 sampai 11 MST dan pada saat panen serta produktivitas cabai rawit (C. frutescens L. var. baskara). Formulasi biofertilizer terdiri dari Azotobacter sp., Azospirillum sp., Bacillus megaterium, Pseudomonas sp., dan Cellulomonas cellulans. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah tinggi tanaman. Parameter produktivitas yang diukur adalah berat buah dan jumlah buah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pemberian dosis biofertilizer sebanyak 0, 5, 10, 15, dan 20 L/hektar dan perlakuan kontrol positif NPK 5 gram diberikan sebanyak 1, 2, dan 3 kali pada masing-masing dosis. Total perlakuan dalam penelitian ini adalah 16 perlakuan yaitu kode P1 adalah kontrol negatif, P2 kontrol positif, P3 biofertilizer 5 L/hektar, P4 biofertilizer 10 L/hektar, P5 biofertilizer 15 L/hektar, dan P6 biofertilizer 20 L/hektar, dengan kode a untuk satu kali pemupukan, b untuk dua kali pemupukan, dan c untuk tiga kali pemupukan. Setiap perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 5 tanaman. Hasil penelitian diuji dengan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa dosis dan frekuensi biofertilizer yang berbeda berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabai rawit. Dosis dan frekuensi optimal dalam pemberian biofertilizer pada pertumbuhan baik pada umur 2 sampai 11 MST dan pada saat panen serta produktivitas cabai rawit (C. frutescens L.var. baskara) adalah pada jenis perlakuan P3c yaitu pemupukan biofertilizer dengan dosis 5 L/hektar dengan frekuensi 3 kali.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB. 02/14 Mas p
Uncontrolled Keywords: Biofertilizer, thai pepper (C. frutescens L. var. baskara), dosage, frequency, growth, and productivity
Subjects: Q Science > QK Botany
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
HIKMAH RIZKA MASLAHATIN, 081014046UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDrs. Agus Supriyanto, M.KesUNSPECIFIED
ContributorDr. Ir. Tini Surtiningsih, DEAUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 19 Feb 2014 12:00
Last Modified: 17 Oct 2016 09:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/25016
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item