ANALISIS KINERJA MESIN HGF C32MT DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE)DAN USULAN PERBAIKANYA MENGGUNAKAN FISHBONE DIAGRAM PADA PABRIK GULA NGADIREDJO

MUH IKHSAN HARIADI, 040710652 (2012) ANALISIS KINERJA MESIN HGF C32MT DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE)DAN USULAN PERBAIKANYA MENGGUNAKAN FISHBONE DIAGRAM PADA PABRIK GULA NGADIREDJO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (263kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-hariadimuh-18166-b12511.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kinerja mesin merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dalam menunjang proses produksi suatu perusahaan. Kinerja mesin yang baik, dapat terwujud apabila didukung dengan sistem perawatan yang bersifat menyeluruh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pada penelitian ini, penulis meneliti kinerja mesin HGF C32MT pada Stasiun Puteran di PG Ngadiredjo dengan menggunakan metode Overall Equipment Effevtiveness (OEE) . Metode OEE akan menunjukkan bagaimana perbaikan dilakukan secara menyeluruh, kualitas produk yang dihasilkan, perbaikan mesin dan keandalan yang akan mempengaruhi dalam proses produksi. Rumus OEE diperoleh dari perhitungan nilai Availability , Performance dan Quality yang dilakukan secara detail serta mengidentifikasi faktor kerugian dan kerusakan yang terjadi ( six big losess ) dari tiap-tiap bagian. Setelah dilakukan perhitungan total efektivitas mesin (OEE), secara rata-rata selama 12 periode DMG 2010 dari bulan Mei 2010 sampai November 2010 nilai OEE yang didapat sebesar 78,62%. Nilai ini masih jauh dibawah standar JIPM yaitu ≥ 85%. Nilai OEE rendah karena dipengaruhi oleh nilai Performance Efficiency(PE) yang paling rendah diantara komponen nilai OEE yaitu sebesar 82.53%. Dan setelah ditelusuri dengan rumus OEE six big losess diketahui bahwa reduced speed loss (54,68%) merupakan penyebab rendahnya nilai PE yang berdampak pada rendahnya nilai OEE . Selanjutnya, melalui analisis fishbone diagram , dapat di identifikasi akar permasalahan penyebab terjadinya reduced speed loss yang tinggi. Dan berdasarkan hasil analisis permasalahan reduced speed loss menggunakan fihbone diagram tersebut, diperoleh usulan perbaikan untuk perawatan mesin yaitu dengan melibatkan dan mengintegrasikan komponen mesin, manusia, lingkungan , metode dan material. Sehingga diperoleh sistem perawatan yang bisa dijadikan dasar PG Ngadiredo untuk menerapkan sistem pemeliharaan yang baik guna meningkatkan kinerja mesin secara optimal. Kata kunci: Kinerja mesin, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losess, Fishbone Diagram

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 125 / 11 Har a
Uncontrolled Keywords: OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS
Subjects: H Social Sciences
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
MUH IKHSAN HARIADI, 040710652UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYetty Dwi Lestari, SE.,MT.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 09 Jan 2012 12:00
Last Modified: 05 Oct 2016 04:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2510
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item