SINTESIS DAN KARAKTERISASI EDIBLE FILM DARI PATI LIDAH BUAYA (ALOE VERA) - KITOSAN DENGAN GLISEROL SEBAGAI PLASTICIZER (SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF EDIBLE FILM FROM ALOE VERA STARCH - CHITOSAN WITH GLYSEROL AS PLASTICIZER)

A. RAHMAN, 080412779 (2009) SINTESIS DAN KARAKTERISASI EDIBLE FILM DARI PATI LIDAH BUAYA (ALOE VERA) - KITOSAN DENGAN GLISEROL SEBAGAI PLASTICIZER (SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF EDIBLE FILM FROM ALOE VERA STARCH - CHITOSAN WITH GLYSEROL AS PLASTICIZER). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rahmana-15773-mpk791-k.pdf

Download (334kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-rahmana-13138-mpk791-s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Plastik sintetis sebagai bahan pengemas makanan memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini mengembangkan bahan pengemas alternatif dari bahan alam yang mudah didegradasi oleh mikroorganisme dalam tanah dan renewable. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara sintesis edible film dari pati lidah buaya-kitosan dan pengaruh komposisi pati lidah buaya-kitosan terhadap sifat mekanik dan kimia edible film dengan gliserol sebagai plasticizer. Kitosan diperoleh dari ekstraksi limbah kulit udang melalui tahap deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Edible film dari pati lidah buaya-kitosan dibuat dengan memvariasi konsentrasi kitosan 3%, 4%, 5%, 6%, dan 7% (b/v). Sedangkan konsentrasi lidah buaya dan gliserol dibuat tetap yaitu 5 % (b/v) dan 10 mL. Metode yang digunakan dalam sintesis edible film adalah inverse fasa dengan penguapan pelarut pada temperatur 60oC. Karakterisasi edible film meliputi pengukuran ketebalan, uji sifat mekanik, uji swelling, penentuan morfologi dan uji sifat biodegradable. Dari hasil penelitian diperoleh kitosan yang mempunyai derajat deasetilasi (DD) sebesar 81,373 %. Nilai stress, prosentase elongation at break, dan modulus Young dari edible film yang optimal pada komposisi pati lidah buaya dan kitosan 5%:7% (b/v) yaitu 461,538 MPa; 6,2%; dan 744,416 MPa. Prosentase swelling yang optimal diperoleh pada komposisi edible film pati lidah buaya-kitosan 5%:4% (b/v) yaitu 12,5%. Berdasarkan hasil Scanning Electron Microscopy (SEM) dihasilkan morfologi film yang rata dan tidak berongga. Uji biodegradable terhadap edible film dengan menggunakan bakteri EM4 menunjukkan bahwa edible film terdegradasi dalam waktu satu minggu dengan parameter berkurangnya luasan film.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPK 79 / 10 Rah s
Uncontrolled Keywords: CITOSAN; BIOTRANSFORMATION
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD415-436 Biochemistry
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia
Creators:
CreatorsEmail
A. RAHMAN, 080412779UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTokok Adiarto, Drs. , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 07 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Oct 2016 07:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/25266
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item