BIOSISTEMATIKA KEANEKARAGAMAN TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum) MELALUI PENDEKATAN MORFOLOGI

Yaniar Wahyu Prabawanti, 080810613 (2012) BIOSISTEMATIKA KEANEKARAGAMAN TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum) MELALUI PENDEKATAN MORFOLOGI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
1. SAMPUL.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
13. BAB 1.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
17. BAB 5.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
15. BAB 3.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
16. BAB 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULL TEXT)
14. BAB 2.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya keanekaragaman morfologi dari varietas tebu (Saccharum officinarum), hubungan kekerabatan melalui pendekatan morfologi, serta karakter dan karakteristik yang dapat membedakan antar varietas tebu. Lokasi pengambilan sampel terletak di Puslit Gula Jengkol PTPN X Kediri. Bagian tanaman yang diteliti berjumlah 52 karakter meliputi perawakan, batang, dan daun yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan dengan metode fenetik. Berdasarkan hasil analisis deskripsi diperoleh keanekaragaman morfologi antar varietas tebu antara lain: PS 862, PS 881, PS 882, Bululawang, dan VMC 76-16. Berdasarkan analisis dengan metode fenetik yang menggunakan program SPSS dihasilkan dendrogram yang menunjukkan hubungan kekerabatan antar varietas, yaitu VMC 76-16 dengan Bululawang (nilai similaritas 0,478), PS 862 dengan PS 881 (nilai similaritas 0,590), dan PS 882 dengan kelompok PS 881 dan PS 862 (nilai similaritas 0,474). Karakter dan karakteristik yang dapat membedakan antar varietas tanaman tebu yaitu: permukaan internodus di atas mata (melingkar, rata), ukuran ligula (0,4;0,5;0,6), ukuran trikoma (x<20μm, 20μm£x<50μm, x>50 μm), kekuatan trikoma (lentur, kaku), warna batang dominan (kuning, hiijau, ungu), jumlah warna batang (2,3), letak mata tunas (di bawah cincin tumbuh, melewati cincin tumbuh), warna batang yang dikuliti (kuning muda pucat, kuning muda, kuning), ujung daun (runcing sempit, runcing lebar), kerapatan stomata (12£x<17, 17£x<22) dan perubahan pH nira setelah didiamkan 12 jam (±4, ± 4,5, ±5).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB 38 - 12 Pra b
Uncontrolled Keywords: BIOSISTEMATIC; SACCHARUM OFFICINARUM
Subjects: Q Science
S Agriculture
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsEmail
Yaniar Wahyu Prabawanti, 080810613UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHamidah, Dr.UNSPECIFIED
ContributorThin Soedarti,, Dra. CESAUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 18 Jan 2013 12:00
Last Modified: 10 Jul 2017 22:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/25678
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item