EFEK 2-METHOXYETHANOL TERHADAP JUMLAH ERITROSIT dan NILAI PACKED CELL VOLUME TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

YUYUN SULISTIYAWATI, 080212466 (2006) EFEK 2-METHOXYETHANOL TERHADAP JUMLAH ERITROSIT dan NILAI PACKED CELL VOLUME TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
123.pdf

Download (354kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
25862.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Senyawa 2-methoxyethanol (2-ME) sering digunakan dalam industri, terutama sebagai plasticizer dalam indutri plastik. Senyawa ini bila berada di dalam tubuh akan teroksidasi melalui methoxyacetaldehyde (MALD) menjadi methoxyacetic acid (MAA) yang bersifat toksik. Toksisitas 2-ME menyebabkan menurunnya kualitas sistem reproduksi, kerusakan organ, iritasi mata dan kelainan pada sistem peredaran darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek 2-ME terhadap jumlah eritrosit dan nilai packed cell volume (PCV), yang sering dikaitkan dengan terjadinya kelainan dalam sistem peredaran darah, misalnya anemia. Hewan coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah 32 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) yang dibagi menjadi 4 kelompok kontrol (garam fisiologis) dan 4 kelompok perlakuan (2-ME). Masing-masing kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dibedakan berdasarkan lama waktu pemberian yaitu 1 hari (PI), 3 hari (P2), 6 hari/minggu (P3) dan 12 hari/2 minggu (P4). Kelompok kontrol disuntik secara subkutan dengan 0,2 ml larutan garam fisiologis dan kelompok perlakuan disuntik dengan 2-ME dosis 200 mg./kg BB sebanyak 0,2 ml. Penghitungan jumlah eritrosit dilakukan dengan menggunakan hemositometer "Improved Neubauer" dan pengukuran PCV dilakukan dengan menggunakan metode mikrohematokrit. Data yang diperoleh diuji dengan program SPSS meliputi uji statistik Kruskal-Wallis H untuk mengetahui apakah ada perbedaan antar kelompok perlakuan. Kemudian dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney U untuk mengetahui pasangan kelompok mana yang berbeda serta untuk mengetahui pasangan kontrol dan perlakuan yang memiliki rerata yang berbeda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian 2-ME dapat menyebabkan penurunan jumlah eritrosit tetapi tidak berpengaruh terhadap nilai PCV. Setelah dianalisis dengan uji statistik penurunan tersebut signifikan terhadap jumlah eritrosit pada kelompok perlakuan P2 (5,531 x 106/µl), P3 (4,716 x 106/µl) dan P4 (4,498 x 106/µl). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian 2-ME dapat menimbulkan penurunan jumlah eritrosit yang merupakan salah satu indikasi terjadinya anemia hemolisis dan lama waktu pemberian 2-ME mulai berpengaruh pada perlakuan selama 3 hari, 6 hari/minggu dan 12 hari/2 minggu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB 35./06 Sul e
Uncontrolled Keywords: DIOXANE ; GLYCOLS
Subjects: Q Science
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
YUYUN SULISTIYAWATI, 080212466UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAlfiiah Hayati, Dra.,M.KesUNSPECIFIED
ContributorSugiharto, S.Si.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 08 Dec 2006 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 21:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/25862
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item