IDENTIFIKASI PEMBOROSAN PADA PERAWATAN AVIOBRIDGE DENGAN PENDEKATAN LEAN MAINTENANCE DAN USULAN PERBAIKAN DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM 5S (STUDI KASUS PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA)

DICKSEN HUANG, 040811252 (2012) IDENTIFIKASI PEMBOROSAN PADA PERAWATAN AVIOBRIDGE DENGAN PENDEKATAN LEAN MAINTENANCE DAN USULAN PERBAIKAN DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM 5S (STUDI KASUS PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-huangdicks-21685-5.abst-k.pdf

Download (163kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
2593.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perawatan telah menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dalam lingkungan bisnis yang dinamis karena merupakan suatu keputusan strategis yang penting dalam manajemen operasi. Dengan adanya sistem perawatan yang baik dan berkelanjutan, peralatan penunjang operasi dapat berfungsi secara efektif dan efisien. Karena itulah, penelitian ini mengidentifikasi pemborosan yang terjadi pada perawatan aviobridge Bandar Udara Internasional Juanda dengan pendekatan lean maintenance. Identifikasi pemborosan dengan pendekatan lean maintenance ini menunjukkan apa saja aktivitas tidak bernilai tambah yang terjadi pada perawatan aviobridge sehingga manajemen dapat mengkaji ulang sistem perawatan yang dilakukan saat ini dan membuat program yang menunjang sistem perawatan yang lebih optimal dengan cara mengeliminasi pemborosan tersebut. Penggambaran big picture mapping untuk memetakan perawatan yang sesungguhnya terjadi di lapangan akan memudahkan pengidentifikasian pemborosan tersebut. Dari big picture mapping ini, diketahui lead time untuk aliran informasi perawatan aviobridge Bandara Juanda selama 2 hari dan 2,25 jam sedangkan lead time aliran fisiknya selama 1 hari 3 jam sampai dengan 4 hari 3,5 jam. Perhitungan prosentase value adding time terhadap lead time aliran fisik menunjukkan bahwa hanya 0,25% sampai dengan 0,93% saja dari total 100% aktivitas perawatan aviobridge yang merupakan aktivitas bernilai tambah sedangkan 99,07% hingga 99,75% dari total aktivitas perawatan termasuk dalam aktivitas yang dibutuhkan tapi tidak bernilai tambah dan aktivitas tidak bernilai tambah yang disebut dengan waste (pemborosan). Pemborosan ini terdiri dari pemborosan transportasi, pemborosan persediaan, pemborosan pergerakan, pemborosan waktu tunggu, pemborosan produksi berlebihan, pemborosan proses berlebihan, dan pemborosan cacat produk. Setelah pemborosan diidentifikasi, dilakukan perancangan usulan perbaikan untuk mengeliminasi pemborosan tersebut dengan menggunakan program 5S. Program 5S dipilih untuk menjadi usulan perbaikan karena program 5S merupakan alat dasar penerapan lean serta jalan untuk memulai berbagai program improvement lainnya sesuai dengan semangat transformasi yang sedang digalakkan oleh Bandara Juanda.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.213/12Hua i
Uncontrolled Keywords: lean maintenance, big picture mapping, waste, 5S program
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ2005-2216 Income and expenditure. Budget
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE210-228.3 Construction details.Including foundations, maintenance, equipment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
DICKSEN HUANG, 040811252UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYETTY DWI LESTARI., SE., MT.UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 13 Dec 2012 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 15:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2593
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item