OPTIMALISASI REAKSI DEGRADASI HEMISELULOSA ASAL LIMBAH DAUN KELAPA SAWIT SECARA ENZIMATIS

ROHMAWATI, 080212532 (2006) OPTIMALISASI REAKSI DEGRADASI HEMISELULOSA ASAL LIMBAH DAUN KELAPA SAWIT SECARA ENZIMATIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2006-rohmawati-3152-mpk420-k.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text (fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2006-rohmawati-3152-mpk4206.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hemiselulosa asal limbah daun kelapa sawit telah berhasil diisolasi dengan cara ekstraksi menggunakan larutan alkali NaOH. Optimalisasi kondisi ekstraksi dilakukan dengan variasi konsentrasi NaOH dan waktu refluks. Konsentrasi NaOH yang digunakan adalah 2 M; 2,5 M; 3 M; 3,5 M dan 4 M sedangkan waktu refluksnya adalah 2 jam, 4 jam dan 6 jam. Hemiselulosa yang terbanyak dihasilkan pada kondisi ekstraksi dengan konsentrasi NaOH 3 M dan waktu refluks selama 6 jam. Pada kondisi tersebut dihasilkan hemiselulosa sebanyak 48,94 %. Hemiselulosa yang diperoleh dari hasil ekstraksi dihidrolisis menggunakan enzim xilanolitik dari E. coil DH5a rekombinan (pTP510) dengan variasi suhu inkubasi 50 °C, 60 °C, 70 ° C, dan 80 °C selama 24 jam pada pH 6. Hasil hidrolisis dianalisis dengan HPLC dan diketahui bahwa suhu inkubasi optimum untuk xilosa adalah 60 °C yaitu dihasilkan xilosa sebesar 120,231 ppm. Sedangkan suhu optimum untuk arabinosa dan xilo-oligosakarida adalah 50 C . Pada kondisi tersebut dihasilkan arabinosa sebesar 26,265 ppm dan xilooligosakarida sebesar 280,465 ppm. Translation: Hemicellulose from oil palm leaves 'was isolated by extraction using sodium hydroxide solution (NaOH). Extraction condition to achieve the optimum of hemicellulose were used with various concentration of NaOH and reflux times. Variation of concentration NaOH were 2 M; 2,5 M; 3 M; 3,5 M and 4 M then the reflux time were 2 hours, 4 hours and 6 hours. The optimum condition of hemicellulose extraction achieved was concentration NaOH 3 M and reflux time 6 hours. The yield at that condition was 48,94 %(w/w). The extracted hemicellulose was then hydrolized with xylanolitic enzyme from E. coil DH5a recombinant (pTP510) with variation incubation temperature 50 °C, 60 °C, 70 ° C and 80 °C for 24 hours and at pH 6. The hydrolysis result was analyzed using HPLC. The optimum temperature of incubation yielding xylose was 60 °C (120,2

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPK 42/06 Roh o
Uncontrolled Keywords: XYLANS; RECOMBINANT ( DNA)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia
Creators:
CreatorsEmail
ROHMAWATI, 080212532UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHery Suwito, DrsUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 11 Dec 2006 12:00
Last Modified: 06 Aug 2016 04:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/25936
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item