EVALUASI KEHILANGAN BAGASI DENGAN MENGGUNAKAN THE BASIC SEVEN TOOLS OF QUALITY PADA GROUND HANDLING MASKAPAI BATAVIA AIR DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA

ERMITHA ARDIANI SITTA, 040811540 (2012) EVALUASI KEHILANGAN BAGASI DENGAN MENGGUNAKAN THE BASIC SEVEN TOOLS OF QUALITY PADA GROUND HANDLING MASKAPAI BATAVIA AIR DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (444kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Bandar udara (bandara) dalam kegiatan operasinya terjadi berbagai interaksi antar komponen utama yaitu: bandara, operator penerbangan atau ground staff, dan penggunaan jasa. Yang bertugas mengelola Bandara Juanda adalah PT. Angkasa Pura I (PT. AP I) Regional Surabaya yang menyediakan fasilitas untuk pelayanan terhadap pesawat, penumpang, dan barang. Salah satu kegiatan yang ada di bandara adalah penanganan barang bawaan (bagasi) yang dibawa oleh penumpang. Salah satu akibat dari peningkatan jumlah penumpang adalah terjadi peningkatan keluhan dari pengguna jasa terhadap pelayanan bagasi, seperti kehilangan, tersesat, dan bagasi tidak terbawa. Hal tersebut menimbulkan keluhan dari pengguna jasa terhadap operator penerbangan dan perusahaan ground handling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanganan bagasi hilang pada operator penerbangan Batavia Air pada Bandara Internasional Juanda Surabaya. Dan juga mengetahui hasil evaluasi penanganan bagasi hilang pada pada Batavia Air dengan metode the basic seven tools of quality. Dari hasil penelitian, diperoleh bahwa jumlah penemuan bagasi hilang (status matching), meliputi penemuan bagasi di bawah dua hari, di atas dua hari, dan di atas empat belas hari. Data diambil selama tahun 2011dengan jumlah bagasi hilang sebanyak 8.436 kg dari jumlah seluruh bagasi sebanyak 2.403.562 kg. Terdapat proporsi kecatatan atau kehilangan tertinggi terjadi pada bulan Desember sebesar 0,53%. Penyebab kehilangan terbesar secara berurutan adalah kategori manusia, metode, mesin, dan lingkungan. Hasil dari the basic seven tools of quality kemudian dianalisis untuk kemudian diberikan saran atau usulan perbaikannya dari tiap permasalahan tiap kategori. Penyebab yang memilki resiko tingkat tinggi adalah saat porter melakukan proses loading bagasi ke pesawat. Dan usulan perbaikan untuk permasalahan ini adalah lebih memfokuskan treatment tiap atasan (ground staff dan deputy manager) pada porter yang dibawahinya dengan pemberian penghargaan dan hukuman terhadap hasil evaluasi kinerja karyawan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.214/12 Sit e
Uncontrolled Keywords: Mishandle Baggage, Missing Baggage, The Basic Seven Tools of Quality, Ground Handling
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications > HE1-9990 Transportation and communications
T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
ERMITHA ARDIANI SITTA, 040811540UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYetty Dwi Lestari, S.E., M.T.UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 13 Dec 2012 12:00
Last Modified: 05 Aug 2016 03:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2594
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item