PEMANFAATAN JAMUR TIRAM ( Pleurotus ostreatus ) SEBAGAI SUPLEMEN UNTUK PENINGKATAN SEKRESI AIR SUSU DAN DIAMETER ALVEOLUS KELENJAR AMBING MENCIT ( Mus musculus)

Muslimin, 08011235319 (2005) PEMANFAATAN JAMUR TIRAM ( Pleurotus ostreatus ) SEBAGAI SUPLEMEN UNTUK PENINGKATAN SEKRESI AIR SUSU DAN DIAMETER ALVEOLUS KELENJAR AMBING MENCIT ( Mus musculus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
MPB 62-05 Sul p.pdf

Download (348kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-muslimin-2081-mpb62_06.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini dilakukan di laboratorium Biologi Reproduksi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Airlangga yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian suplemen jamur tiram (Pleurotus ostreatus) terhadap peningkatan sekresi air susu dan diameter alveolus kelenjar ambing mencit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan rancangan acak lengkap yang menggunakan 32 ekor mencit dewasa pada kebuntingan kedua. Perlakuan dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok kontrol (K) diberi 0,2 ml aquadest, dan kelompok perlakuan (P1, P2, P3) dengan jamur tiram 4, 8, 12 g direbus dengan aquadest 200 ml hingga menjadi 100 ml sebanyak 0,2 ml air rebusan jamur tiram diberikan pada induk mencit. Setiap kelompok terdiri dari delapan ekor induk mencit, tiap induk menyusui tujuh ekor anak mencit dan induk mencit diberi perlakuan setiap hari secara oral pada hari ke-3 sampai ke-12 periode menyusui. Data sekresi air susu diambil setiap dua hari sekali dimulai pada hari ke-4, 6, 8, 10, dan ke-12 periode menyusui. Anak mencit ditimbang berat badannya sebelum dan sesudah menyusui ke induknya. Sebelum menyusu anak mencit dipuasakan dahulu selama 2 jam dengan jalan memisahkan dari induknya, kemudian anak mencit diberi kesempatan menyusu selama 1 jam kepada induknya Jadi nilai sekresi air susu diperoleh dari selisih berat badan anak mencit 'sebelum dan sesudah menyusui. Pada hari ke-13, diambil 5 ekor induk mencit setiap perlakuan untuk diambil kelenjar ambingnya dengan cara pembedahan. Kemudian dibuat menjadi preparat histologi dan diamati 50 alveolus setiap induk sebagai data diameter alveolus kelenjar ambing mencit. Data yang didapat selanjunya dianalisis dengan uji ANOVA diteruskan dengan uji Beda Nyata Terkecil (α = 0,05 ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian suplemen jamur tiram dapat meningkatkan sekresi air susu dan diameter alveolus kelenjar ambing mencit. Dan terlihat adanya sinkronisasi antara besarnya jamur tiram yang diberikan dengan peningkatan sekresi air susu dan diikuti pula oleh peningkatan alveolus kelenjar ambing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB.62/05 Sul p
Uncontrolled Keywords: PLEUROTUS OSTREATUS; MAMMARY GLANDS
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Muslimin, 08011235319UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorListijani. Suhargo, Dra.,M.SiUNSPECIFIED
ContributorI. B. Rai Pidada, Drs.,M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Shela Erlangga Putri
Date Deposited: 18 Sep 2006 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 07:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26011
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item