PREVALENSI DAN INTENSITAS CACING EKTOPARASIT PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio) DI SENTRA BUDIDAYA IKAN KOI KABUPATEN BLITAR, JAWA TIMUR

ETIN JUHARIAH, 140911143 (2013) PREVALENSI DAN INTENSITAS CACING EKTOPARASIT PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio) DI SENTRA BUDIDAYA IKAN KOI KABUPATEN BLITAR, JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (252kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan koi (Cyprinus carpio) adalah salah satu komoditas ikan hias air tawar unggulan yang banyak diminati pecinta ikan hias baik dalam dan luar negeri, karena memiliki berbagai macam pola warna dan bentuk tubuh yang indah. Komoditas ikan koi memiliki prospek usaha yang dapat dikembangkan melalui kegiatan budidaya di kolam, namun dalam budidaya sering ditemukan kendala-kendala yang dihadapi dan sulit untuk dikendalikan. Salah satu kendala tersebut adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit. Parasit yang sering menyerang ikan koi adalah cacing ektoparasit, dimana wabah penyakit cacing ektoparasit ini dapat menyebabkan kerugian bagi pembudidaya ikan koi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan intensitas cacing ektoparasit pada ikan koi (Cyprinus carpio) yang dipelihara di kolam pemeliharaan sentra budidaya ikan koi di Desa Kemloko, Desa Nglegok, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok sebagai sentra budidaya ikan koi di Kabupaten Blitar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2012. Metode penelitian ini dalah metode survei. Sampel ikan koi sebanyak 180 ekor, umur ikan 3-4 bulan dengan ukuran 7-10 cm. Jumlah sampel yang diambil sebesar 10% dari jumlah populasi. Parameter utama yang diamati adalah prevalensi dan intensitas cacing ektoparasit pada ikan koi. Parameter penunjang meliputi data kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tingginya prevalensi dan intensitas cacing ektoparasit pada ikan koi di sentra budidaya ikan koi di Kabupaten Blitar, dengan prevalensi Dactylogyrus 95% dan Gyrodactylus 37%. Prevalensi cacing ektoparasit tertinggi terdapat pada Desa Kemloko oleh prevalensi Dactylogyrus sebesar 100%, dengan intensitas rata-rata 28 (cacing/ekor ikan). Gategori infestasi cacing ektoparasit pada sentra budidaya ikan koi di Kabupaten Blitar rata-rata masuk dalam kategori infestasi sedang, yaitu terdapat (6-50) cacing ektoparasit pada ikan koi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP.63/12 Juh e
Uncontrolled Keywords: Ikan Koi (Cyprinus carpio), Cacing Ektoparasit
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ETIN JUHARIAH, 140911143UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorGunanti Mahasri,, Dr. Ir., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 28 Jan 2013 12:00
Last Modified: 10 Aug 2016 08:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26067
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item