PENGARUH PADAT TEBAR IKAN LELE TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN SURVIVAL RATE PADA SISTEM AKUAPONIK

ONGKY WIJAYA, 140911037 (2013) PENGARUH PADAT TEBAR IKAN LELE TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN SURVIVAL RATE PADA SISTEM AKUAPONIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-wijayaongk-33054-5.-ringk-n.pdf

Download (261kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Meningkatnya konsumsi lele dan produk olahannya mendorong peningkatan produksi lele dalam negeri. Selama kurun waktu 5 tahun (2005–2009), produksi lele meningkat cukup signifikan dengan rata-rata pertumbuhan per tahun mencapai 32%. Tahun 2008 produksi mencapai 114.371 ton dan tahun 2009 produksinya meningkat hampir 75% menjadi sekitar 200 ribu ton. Akuaponik merupakan bio-integrasi yang menghubungkan akuakultur berprinsip resirkulasi dengan produksi tanaman/sayuran hidroponik (Diver, 2006). Teknologi akuaponik terbukti mampu berhasil memproduksi ikan secara optimal pada lahan sempit dan sumber air terbatas, termasuk di daerah perkotaan (Ahmad, 2007). Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh perbedaan padat tebar ikan lele terhadap laju pertumbuhan dan survival rate ikan lele pada sistem akuaponik.Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data diolah dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh laju pertumbuhan dan survival rate antara perlakuan yang diberikan. Jika terdapat pengaruh perbedaan maka dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test). Berdasarkan hasil penelitiaan didapatkan bahwa terdapat perbedaan nyata terhadap Survival Rate (p>0,01) dan terdapat perbedaan nyata terhadap laju pertumbuhan (p>0,01). Dari hasil uji statistik yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tingkat Survival Rate tertinggi terdapat pada perlakuan 4 (87,5333) dan tingkat laju pertumbuhan tertinggi terdapat pada perlakuan 4 (30,5333). Tingkat Survival Rate terendah terdapat pada perlakuan 1 (53,134). Tingkat laju pertumbuhan terendah terdapat pada perlakuan 1 (16,6) ADLN- PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SKRIPSI

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC-KK PK.BP. 05/14 Wij p
Uncontrolled Keywords: Padat Ikan Lele, Sistem Akuaponik
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH327.5-327.7 Fishery resources. Fishery conservation
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ONGKY WIJAYA, 140911037UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBoedi Setya Rahardja, Ir., MPUNSPECIFIED
ContributorPrayogo, S.Pi., MP.UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 29 Jan 2014 12:00
Last Modified: 03 Oct 2016 01:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26119
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item