STUDI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA UDANG PUTIH (Penaeus Merguiensis) DAN KERANG DARAH (Anadara Granosa) DI PERAIRAN PANTAI KENJERAN SURABAYA DAN PERAIRAN SARONGGI SUMENEP

MERRY FRANSISCA, 060810007P (2012) STUDI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA UDANG PUTIH (Penaeus Merguiensis) DAN KERANG DARAH (Anadara Granosa) DI PERAIRAN PANTAI KENJERAN SURABAYA DAN PERAIRAN SARONGGI SUMENEP. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (RINGKASAN)
gdlhub-gdl-s1-2013-fransiscam-22484-4.RINGKASAN.pdf

Download (140kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
26122-ilovepdf-compressed.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pantai timur Surabaya dikabarkan telah tercemar oleh logam berat, hal ini dikarenakan masyarakat Kenjeran yang telah mengkonsumsi hewan laut di sekitar Pantai Timur Surabaya yang telah terkontaminasi logam berat mengalami gejala keracunan (Arisandi, 2001). Disisi lain perairan merupakan tempat hidup biota laut yang ada. Perairan Kenjeran Surabaya sendiri tercemar oleh buangan limbah industri maupun rumah tangga yang terbawa oleh sungai-sungai besar seperti Kali Wonokromo dan Kali Wonorejo yang akhirnya menumpuk dan mencemari perairan tersebut (Arisandi, 2001). Sama halnya yang terjadi pada perairan Saronggi Sumenep yang juga berbatasan dengan selat Madura terdapat pula aktivitas perikanan maupun transportasi, hal ini mendukung di perairan tersebut biota laut yang hidup terakumulasi logam berat. Udang dan kerang merupakan hewan laut yang dapat dijadikan bioindikator yang baik untuk mengetahui tingkat pencemaran yang terjadi pada kedua perairan tersebut. Timbal (Pb) merupakan salah satu pencemar yang dipermasalahkan karena bersifat sangat toksik dan tergolong sebagai bahan buangan beracun dan berbahaya (Purnomo dan Muhyiddin, 2007). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kadar timbal yang terakumulasi pada udang putih dan kerang darah di perairan Pantai Kenjeran Surabaya dan Pantai Saronggi Sumenep, serta membandingkan kadar timbal pada udang putih dan kerang darah dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI). Pengambilan sampel dilakukan di dua perairan dengan menggunakan 3 titik stasiun kemudian sampel diuji menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrometry) dan data yang diperoleh kemudian di analisis dengan menggunakan uji T 2 sampel independent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb pada udang putih di perairan Kenjeran rata-rata sebesar 2.55949 mg/kg dan di perairan Saronggi adalah sebesar 3.28446 mg/kg. Kadar rata-rata Pb pada kerang darah di perairan Kenjeran 0.76073 mg/kg lebih rendah bila dibandingkan dengan kadar timbal pada kerang darah di perairan Saronggi sebesar 2.26756 mg/kg. Berdasarkan hasil pengukuran Kadar timbal pada kedua biota didapatkan bahwa kadar Pb di perairan Saronggi ternyata lebih tinggi bila dibandingkan dengan perairan Kenjeran, tetapi kadar keduanya pada biota didua perairan ternyata juga lebih tinggi dari ketentuan SNI 01-7387-2009 tentang batas cemaran makanan untuk timbal sebesar 0,3 mg/kg. Parameter kualitas air selama penelitian masih berada dalam batas toleransi untuk pertumbuhan biota di perairan dan tidak berpengaruh besar terhadap kadar Pb sendiri yaitu pH 8, suhu perairan berkisar antara 29 - 31oC, dan salinitas berkisar antara 26-28 ppt.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK. BP. 70 / 12. Fra. s
Uncontrolled Keywords: PENAEUS MERGUIENSIS; ANADARA GRANOSA
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
MERRY FRANSISCA, 060810007PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhammad Arief, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorYudi Cahyoko, Ir., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 21 Jan 2013 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 22:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26122
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item