KANDUNGAN PROTEIN KASAR, SERAT KASAR, DAN BAHAN KERING PADA KOMBINASI DARAH SAPI SEGAR DENGAN DEDAK PADI YANG DIFERMENTASI PROBIOTIK SEBAGAI BAHAN PAKAN ALTERNATIF IKAN

SETYA INDRA PERMANA PUTRA, 060510203P (2012) KANDUNGAN PROTEIN KASAR, SERAT KASAR, DAN BAHAN KERING PADA KOMBINASI DARAH SAPI SEGAR DENGAN DEDAK PADI YANG DIFERMENTASI PROBIOTIK SEBAGAI BAHAN PAKAN ALTERNATIF IKAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (RINGKASAN)
gdlhub-gdl-s1-2013-putrasetya-22496-4.RINGKASAN.pdf

Download (61kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-putrasetya-22496-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pakan memegang peranan penting dalam budidaya ikan. Kebutuhan pakan mencapai 60-70 % dari biaya produksi. Semakin tinggi nilai protein bahan baku utama pakan, maka semakin mahal harganya. Ketersediaan pakan yang murah dan ekonomis masih menjadi kendala sampai sekarang ini. Hal ini diperlukan adanya solusi untuk mengatasi masalah tentang mahalnya harga bahan baku utama pakan yaitu menggunakan bahan baku pakan alternatif. Bahan baku pakan alternatif bisa diperoleh dengan pengolahan hasil samping produksi yaitu dedak padi dan darah sapi segar. Ketersediaan dedak padi dan darah sapi segar cukup banyak dan berpotensi menjadi bahan pakan ikan. Dedak padi dan darah sapi segar juga masih memiliki potensi untuk diolah menjadi bahan pakan ikan. Kedua bahan ini perlu difermentasi untuk meningkatkan kandungan nutrisi bahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi pada kombinasi dedak padi dengan darah sapi terhadap naiknya kandungan protein kasar dan bahan kering, serta turunnya kandungan serat. Metode penelitian ini adalah dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan penelitian menggunakan perbedaan dosis darah sapi segar yaitu dosis darah sapi segar 300 g (P1), 400 g (P2), 500 g (P3), dan 600 g (P4) dengan masing-masing ulangan 5 kali. Parameter yang diamati adalah kandungan protein kasar, serat kasar, dan bahan kering setelah fermentasi selama 8 hari. Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANAVA) dan untuk mengetahui perlakuan terbaik digunakan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi dedak padi dengan darah sapi segar yang difermentasi probiotik menghasilkan peningkatan protein kasar yang berbeda nyata dan penurunan serat kasar yang berbeda nyata, sedangkan kandungan bahan kering diperoleh hasil data yang tidak berbeda nyata. Perlakuan dengan kandungan protein kasar tertinggi yaitu pada perlakuan P4 dengan dosis darah sapi 600 g sebesar 19,63%, sedangkan perlakuan dengan kandungan serat kasar tertinggi yaitu pada perlakuan P1 dengan dosis darah sapi 300 g sebesar 10,48%. Saran yang diberikan yaitu perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan aplikasi kombinasi dedak padi dengan darah sapi segar 600 g yang difermentasi probiotik 40 g pada ransum pakan ikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK. BP. 72 / 12. Put. k
Uncontrolled Keywords: FERMENTASI PROBIOTIK; FISH FEED
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
SETYA INDRA PERMANA PUTRA, 060510203PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMuhammad Arief, Ir.M.KesUNSPECIFIED
ContributorHerman Setyono, Drh.MSUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 21 Jan 2013 12:00
Last Modified: 12 Aug 2016 03:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26124
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item