PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DENGAN RASIO C:N YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN Tubifex

EKA SUSI MURIA, 060810462P (2012) PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DENGAN RASIO C:N YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN Tubifex. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-muriaekasu-22604-3.ringk-n.pdf

Download (577kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
PK.BP 38-12.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tubifex (cacing sutra) merupakan jenis pakan alami yang banyak digunakan untuk ikan hias dan ikan konsumsi. Kandungan nutrisi yang dimiliki oleh Tubifex adalah protein sebesar 41,1 %,lemak sebesar 20,9%, serat kasar sebesar 1,3 % dan kandungan abu sebesar 6,7 %. Usaha budidaya Tubifex belum banyak dilakukan sehingga kebutuhan Tubifex masih banyak dipenuhi dari perairan umum, sementara keberadaannya di alam tidak menentu. Pemenuhan kebutuhan Tubifex dapat diupayakan melalui budidaya Tubifex dalam lingkungan yang terkontrol sehingga tidak lagi ada ketergantungan dari alam dan musim. Hal tersebut dapat dilakukan dengan penerapan rekayasa media budidaya Tubifex yang berfungsi sebagai habitat Tubifex sekaligus sumber makanan bagi Tubifex. Tubifex merupakan organisme detritus feeder. Ketersediaan detritus dalam media pemeliharaan Tubifex dapat dioptimalkan melalui aktivasi organisme pengurai untuk melakukan dekomposisi bahan organik. Parameter nutrisi yang paling penting untuk organisme pengurai adalah perbandingan karbon dan nitrogen (rasio C:N), disusul dengan phospor (P). Kotoran ayam adalah bahan organik yang saat ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan detritus Tubifex. Di sisi lain, rasio C:N dari kotoran ayam yang belum dikomposkan adalah 28,12 padahal proses dekomposisi akan berjalan lambat bila C:N > 30 dan berjalan cepat pada C:N < 20. Beberapa sumber bahan organik yang memiliki rasio C:N lebih rendah dibandingkan dengan kotoran ayam diantaranya : Tapak dara (Ludwigia perennis), Eceng gondok (Eichornia crassipes), Kayu apu (Pistia stratiotes) dan limbah ikan dengan rasio C:N masing-masing 23,21; 19,92; 13,18; 3,12 sehingga berpotensi sebagai media kultur Tubifex. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media dengan rasio C:N yang berbeda terhadap pertumbuhan Tubifex dan rasio C:N terbaik yang memberikan pertumbuhan paling tinggi pada kultur Tubifex. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan yang hasilnya diuji dengan ANOVA dan Uji Jarak Berganda Duncan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tubifex, tanah lumpur, kotoran ayam kering, Tapak dara (Ludwigia perennis), Eceng gondok (Eichornia crassipes), Kayu apu (Pistia stratiotes) dan limbah ikan. Variasi perlakuan dalam penelitian ini yaitu penggunaan setiap bahan organik tersebut dalam jumlah yang sama sebagai campuran media tanah lumpur. Parameter utama yang diamati adalah populasi dan biomasa Tubifex, sedangkan parameter pendukung yang diamati adalah suhu, pH dan kelarutan oksigen. Hasil ANOVA yang dilakukan mulai pengamatan pertama (hari ke-10) hingga pengamatan ketiga (hari ke-30)menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap populasi dan biomasa Tubifex (p<0,01), namun tidak memberikan pengaruh terhadap kelompok. Hasil tersebut diduga disebabkan karena adanya pengaruh dari rasio C:N terhadap laju dekomposisi dan ketersediaan detritus pada masing-masing bahan organik dalam media kultur. Populasi tertinggi Tubifex terdapat pada perlakuan keempat (P4)yaitu penggunaan Kayu apu (Pistia stratiotes) dalam media kultur dengan jumlah populasi akhir sebanyak 15967 ekor dan total biomasa akhir sebanyak 84,04 gram dengan populasi awal 616 ekor dan biomasa awal 3,8 gram. Kisaran kualitas air selama penelitian yaitu : suhu air (27 - 29o C), pH (7 - 8) dan kelarutan oksigen (2 - 5,2 mg/liter).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK-2 PK.BP 38/12 Mur p
Uncontrolled Keywords: Tubifex
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
EKA SUSI MURIA, 060810462PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dewi Masithah,, Dr., Ir., MP.UNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 23 Jan 2013 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 06:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26131
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item