PREVALENSI DAN JUMLAH NODUL PADA INSANG IKAN KOI (Cyprinuscarpio) YANG TERINFEKSI Myxobolus DI SENTRA BUDIDAYA IKAN KOIKABUPATEN BLITAR - JAWA TIMUR

RHEZA ADITYA FAJAR FIRMANSYAH, 060810144P (2012) PREVALENSI DAN JUMLAH NODUL PADA INSANG IKAN KOI (Cyprinuscarpio) YANG TERINFEKSI Myxobolus DI SENTRA BUDIDAYA IKAN KOIKABUPATEN BLITAR - JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-firmansyah-22606-3.ringk-n.pdf

Download (478kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
26132.pdf
Restricted to Registered users only

Download (922kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Komoditas ikan koi memiliki prospek usaha yang dapat dikembangkan melalui kegiatan budidaya di kolam. Penyakit parasitik merupakan salah satu penyakit infeksi yang sering menyerang ikan terutama di pembenihan. Serangan parasit bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan, kematian, bahkan penurunan produksi ikan. Parasit yang sering menyerang ikan koi adalah Myxobolus yang menyebabkan kematian ikan 50 % dari populasi pada beberapa kolam budidaya. adanya nodul pada insang, di mana infeksi ini menyebabkan sulit bernafas. Farmer(1980) menyatakan bahwa infeksi Myxobolus terjadi pada saat spora termakan oleh inang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan jumlah nodul Myxobolus yang menyerang pada ikan koi di sentra budidaya di Desa Kemloko, Desa Penataran, dan Desa Nglegok Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Metode penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan sekali sebanyak 550 ekor dari 6 kolam budidaya ikan koi dengan umur 2 bulan dan ukuran 4-7 cm. Parameter utama yang diamati adalah prevalensi dan jumlah nodul Myxobolus pada ikan koi. Parameter penunjang meliputi kualitas air yang meliputi suhu, oksigen terlarut, NH3, dan pH diukur selama penelitian diikuti dengan pengamatan tingkah laku dan gejala klinis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prevalensi tertinggi berada pada Desa Kemloko yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jumlah nodul dalam derajat infeksi lebih banyak dalam skala ringan. Perlu dilakukannya perbaikan manajemen dan pencegahan secara dini agar prevalensi Myxobolus di sentra budidaya ikan koi tersebut tidak tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK-2 PK.BP 39/12 Fir p
Uncontrolled Keywords: Nodul Insang Ikan Koi
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
RHEZA ADITYA FAJAR FIRMANSYAH, 060810144PUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorGunanti Mahasri,, Dr., Ir., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 23 Jan 2013 12:00
Last Modified: 13 Jun 2017 22:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/26132
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item